Dari Kerapian Seragam hingga Integritas Pelayanan, Polwan Kalbar Diuji Lewat Gaktibplin
Pontianak - Spektroom :
Di bawah terik matahari pagi yang mulai menghangatkan Kota Pontianak, ratusan Polisi Wanita (Polwan) Polda Kalimantan Barat berdiri berbaris rapi di Lapangan Jananuraga, Senin (10/08/2026).
Tidak ada upacara seremonial besar atau agenda khusus yang melibatkan masyarakat.

Namun dari lapangan itu, sebuah pesan penting sedang ditegaskan: profesionalisme dimulai dari disiplin.
Satu per satu personel diperiksa. Kerapian seragam, pemasangan atribut, sikap tampang hingga kelengkapan administrasi menjadi fokus pemeriksaan dalam kegiatan Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang dipimpin Pakor Polwan Polda Kalbar AKBP Novalina Tarihoran.
Bagi institusi kepolisian, pemeriksaan semacam ini bukan sekadar rutinitas internal.
Di balik pengecekan detail yang tampak sederhana, terdapat upaya menjaga standar profesionalisme aparat yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum sering kali dibangun dari hal-hal mendasar.
Penampilan rapi, kepatuhan terhadap aturan, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas menjadi kesan pertama diterima masyarakat sebelum menilai kualitas pelayanan yang diberikan.
AKBP Novalina Tarihoran mengatakan disiplin merupakan pondasi utama yang harus dimiliki setiap anggota Polri, termasuk Polwan.
Menurutnya, disiplin bukan hanya soal menaati aturan, melainkan juga mencerminkan integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Kedisiplinan merupakan cerminan profesionalisme personel. Mari kita jaga sikap, penampilan, serta kepatuhan terhadap aturan dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Novalina.
Pernyataan tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi institusi kepolisian saat ini.
Di era keterbukaan informasi dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik, setiap personel dituntut mampu menjaga citra institusi melalui perilaku dan kinerja yang profesional.
Karena itu, Gaktibplin tidak hanya dilakukan di lingkungan Polda Kalbar. Kegiatan serupa juga digelar terhadap Polwan di seluruh Polres jajaran Polda Kalbar.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk memastikan seluruh personel tetap berada pada standar disiplin yang sama.
Lebih jauh, pembinaan ini juga diarahkan untuk memperkuat karakter Polwan sebagai representasi wajah humanis Polri.
Dalam banyak kesempatan, Polwan kerap berada di garis depan pelayanan masyarakat, mulai dari fungsi perlindungan perempuan dan anak, pelayanan publik, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan Gaktibplin, Polda Kalbar ingin memastikan bahwa profesionalisme tidak hanya menjadi slogan institusi, tetapi hadir dalam perilaku sehari-hari setiap personel.
Sebab bagi kepolisian, disiplin bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan budaya kerja yang menentukan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dari Lapangan Jananuraga, pesan itu kembali ditegaskan. Bahwa kepercayaan masyarakat dibangun dari konsistensi menjalankan tugas dengan disiplin, integritas, dan keteladanan—nilai-nilai yang menjadi fondasi pengabdian seorang anggota Polri.