Dari Sukabumi ke Istana: Dua Siswi MAN 1 Rasakan Langsung Atmosfer Kepemimpinan Nasional

Dari Sukabumi ke Istana: Dua Siswi MAN 1 Rasakan Langsung Atmosfer Kepemimpinan Nasional
Para peserta foto bersama Prabowo Subianto dalam program “Istana untuk Anak Sekolah”, Selasa 5/5/2026. (Foto: HUMAN1Si/istimewa)

Jakarta-Spektroom : Kejutan membanggakan dirasakan oleh MAN 1 Kota Sukabumi. Dua siswinya, Restu Hartati dan Widi Ulfia Putri, mendapat kehormatan langka, masuk Istana dan berdialog langsung dengan Prabowo Subianto dalam program “Istana untuk Anak Sekolah”, Selasa (5/5/2026). Bukan sekadar kunjungan, namun pengalaman yang biasanya hanya bisa dilihat di layar, kali ini mereka jalani sendiri.

Kepala MAN 1 Kota Sukabumi, Drs. Tatang Moh. Abdurahman, M.Ag., menyampaikan rasa bangga atas keikutsertaan siswinya dalam kegiatan bergengsi kenegaraan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas kesempatan yang diraih oleh ananda Restu dan Widi. Ini merupakan pengalaman luar biasa yang tidak hanya menambah wawasan kebangsaan, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan siswa. Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” ungkapnya.

Bergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat (FOJB), keduanya menjadi representasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam kepemimpinan. Didampingi Teddy Indra Wijaya, para peserta diajak mengenal lebih dekat dinamika pemerintahan sekaligus nilai-nilai kepemimpinan dari pusat kekuasaan negara.

Restu Hartati dan Widi Ulfia Putri tergabung dalam FOJB mendapat kesempatan juga foto di Sekneg RI. (Foto; HUMAN1Si/Istimewa)

Atmosfer Istana yang selama ini terasa jauh, mendadak merasakan jadi nyata. Dari ruang-ruang bersejarah hingga interaksi langsung dengan Presiden, semuanya memberi perspektif baru: bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tapi tanggung jawab besar yang ditempa sejak muda.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tapi titik balik cara pandang saya. Bertemu Presiden secara langsung membuat saya sadar, pemimpin itu dibentuk dari proses panjang dan disiplin sejak sekarang,” ujar Restu Hartati.

Widi Ulfia Putri menambahkan, pengalaman tersebut seperti membuka jendela baru.
“Kami jadi paham bagaimana keputusan besar lahir dari pemikiran yang matang. Ini memotivasi kami untuk lebih serius menyiapkan diri sebagai generasi penerus,” katanya.

Program ini bukan soal siapa yang masuk Istana, tapi siapa yang pulang membawa makna. Ketika pelajar diberi akses melihat langsung pusat kepemimpinan, yang tumbuh bukan hanya rasa bangga tapi kesadaran. Bahwa masa depan bangsa tidak jatuh dari langit, melainkan disiapkan dari ruang-ruang belajar hari ini. (Polin-Dhamba)

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
ссс