Dekopin Batang Berikan Pendampingan terus Perkembangan Koperasi Merah Putih
Batang-Spektroom: Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang senantiasa memberikan teladan pendampingan dengan kehadiran Koperasi Desa Merah Putih.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dekopin Wilayah Jawa Tengah, Assoc. Prof. Dr. Walid saat membuka Musyawarah Daerah Dekopin Daerah Batang, di Gedung PCNU Kabupaten Batang, Sabtu 10 Oktober 2026.
"Saya sering menyebutnya "adik-adik" kita Koperasi Merah Putih ini, menjaga prinsip jiwa koperasi, dalam setiap menjalankan unit usahanya maupun keorganisasiannya," tegasnya.
Ia menegaskan, sebagai pendahulu tentu Dekopin Batang selayaknya mendampingi kehadiran Kopdes Merah Putih, yang belum berpengalaman dalam perkoperasian.
Diakuinya, pasca Covid-19 banyak koperasi di Jawa Tengah yang gulung tikar karena tidak menjalankan aturan dengan baik dan benar.
Di antaranya tidak menjalankan rapat anggota tahunan, tidak tercatat aktivitasnya di dinas terkait.
"Meskipun demikian, di Jawa Tengah masih 4 ribu hingga 5 ribu koperasi yang masih aktif dibuktikan usahanya berjalan lancar, rapat anggota tahunan aktif digelar," tegasnya.
Ia berharap dengan Ketua Dekopin Daerah Batang yang terpilih bersama kepengurusannya nanti, dapat menjadi media pendidikan, pelatihan dan aktivitas bagi seluruh koperasi di Kabupaten Batang.
"Semoga kepengurusan nantinya tetap bisa mendengar masukan dari gerakan koperasi yang ada di Kabupaten Batang," imbaunya.
Senada, Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Wahyu Budi Santoso membenarkan keberadaan Dekopinda Batang berperan penting dalam melakukan pendampingan bagi Kopdes Merah Putih.
"Yang jelas Dekopinda memberikan prinsip-prinsip dasar perkoperasian yakni memiliki asas kekeluargaan, sehingga semangat perjuangannya tinggi," tegasnya.
Ia pun mengapresiasi dengan digelarnya Musda Dekopinda Batang agar memiliki kepengurusan yang memiliki prinsip sejalan dengan Pemda.
"Semoga kepengurusan yang dilantik nanti tetap bisa bekerja sama dengan Pemda untuk mengembangkan koperasi di Kabupaten Batang semakin baik," tegasnya.
Sementara, Ketua Dekopinda Batang, Muhammad Busro menegaskan, peran Dekopinda di bawah kepemimpinannya selama lima tahun ini, akan dievaluasi melalui Musda.
Serta merumuskan program kerja untuk lima tahun ke depan yakni 2026 hingga 2031 mendatang.
"Hari ini juga sekalian pemilihan ketua Dekopinda yang baru," terangnya.
Diakuinya, selama di bawah kepemimpinannya, Dekopinda senantiasa bekerja sama dengan Disperindagkop dan UKM Batang.
"Kami pun selalu membina dan advokasi ketika koperasi ada permasalahan. Yang pasti perkembangannya di Batang justru mengalami peningkatan jumlah hingga lebih dari 500 koperasi setelah lahirnya Kopdes Merah Putih," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia pun sempat membagikan tips agar koperasi tetap berjalan dengan memegang prinsip kepercayaan anggota.
"Untuk menjaga kepercayaan itu, tingkatkan kualitas sumber daya manusia koperasi, kembangkan jaringan internal maupun eksternal, selalu berinovasi dan menjalin kekompakan dengan pengurus," tandasnya.