Deny Kartika Dorong Transparansi Dana RW dan Partisipasi Warga dalam Pembangunan Depok
Anggota DPRD Kota Depok Fraksi APSN dari Partai Amanat Nasional (PAN), Deny Kartika, S.Si.Dorong Warga aktif Awasi Pembangunan
Depok – Spektroom: Anggota DPRD Kota Depok Fraksi APSN dari Partai Amanat Nasional (PAN), Deny Kartika, S.Si., menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan daerah, mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Komunikasi (Soskom) Sidang II Tahun 2026 di Jalan Indah RT 05 RW 06, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri perwakilan Kelurahan Curug, Wendi, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga tersebut menjadi forum dialog antara legislatif dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus menyosialisasikan berbagai program prioritas Pemerintah Kota Depok.
Deny Kartika yang akrab disapa Kang Deka mengatakan, Soskom merupakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan di lingkungan secara langsung kepada wakil rakyat.
"Melalui kegiatan seperti ini, setiap perwakilan lingkungan dapat membawa aspirasi dan persoalan yang dihadapi. Tugas kami adalah memperjuangkan agar kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian pemerintah," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kang Deka memaparkan empat program prioritas Pemkot Depok, salah satunya Dana RW sebesar Rp300 juta yang dinilai sebagai terobosan untuk mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan lingkungan.
Namun, ia menegaskan pengelolaan Dana RW harus dilakukan secara transparan dan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, penentuan program pembangunan tidak boleh hanya diputuskan oleh segelintir pihak, tetapi melalui musyawarah bersama RT, RW, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga.
"Kami berharap penentuan program pembangunan tidak diputuskan oleh segelintir orang. Masyarakat yang membayar pajak berhak mengetahui dan ikut menentukan pembangunan di lingkungannya," tegasnya.
Selain transparansi, Kang Deka juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku, disertai laporan pertanggungjawaban yang baik agar terhindar dari persoalan hukum.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD sebagai instrumen untuk memperjuangkan kebutuhan pembangunan, mulai dari kegiatan sosial, keagamaan, pembangunan infrastruktur hingga bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Di sektor pendidikan, Kang Deka menyampaikan adanya program kuliah gratis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan serta Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
Menurutnya, kedua program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda Kota Depok memperoleh pendidikan yang layak.
Dalam dialog bersama warga, Kang Deka juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat budaya gotong royong, serta meningkatkan sinergi antara RT, RW, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
Ia turut mengingatkan pentingnya kesadaran membayar pajak sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
"Kalau kita ingin pembangunan terus berjalan dan semakin merata, maka salah satu bentuk kontribusi nyata masyarakat adalah taat membayar pajak. Pajak yang kita bayarkan akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Mari kita sama-sama mengawal agar pembangunan di Kota Depok semakin baik," katanya.
Menutup kegiatan tersebut, Kang Deka menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat selama mendapat amanah sebagai anggota DPRD Kota Depok.
"Saya ingin keberadaan saya sebagai anggota DPRD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga akan terus kami perjuangkan agar pembangunan di Kota Depok semakin merata dan dirasakan semua lapisan masyarakat. Selama diberi amanah, saya akan terus bekerja dan memperjuangkan kebutuhan warga," pungkasnya..(wis).