Di Balik Gemuruh AVC 2026, UMKM Kalbar Ikut Naik Panggung
Pontianak-Spektroom : Menjelang digelarnya ajang internasional AVC Men’s Club Volleyball Championship 2026 di Pontianak, denyut ekonomi rakyat mulai terasa lebih hidup.
Bukan hanya di arena pertandingan atau hotel tempat atlet menginap, tetapi juga di sudut-sudut stan UMKM yang kini dipenuhi semangat pelaku usaha lokal untuk ikut mengambil bagian dalam pesta olahraga terbesar di Kalimantan Barat tahun ini.
Di balik riuh persiapan kompetisi voli tingkat Asia tersebut, ada cerita tentang harapan para pelaku usaha kecil yang ingin naik kelas lewat momentum internasional.
Ratusan UMKM di Pontianak berebut kesempatan untuk membuka stan di Gerai UMKM AVC 2026.
Mereka datang dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kopi kekinian, hingga kerajinan khas daerah.
Meski tidak semua bisa terakomodasi karena keterbatasan tempat, tingginya jumlah pendaftar menjadi gambaran bahwa UMKM lokal kini semakin percaya diri bersaing dan memperluas pasar.
Gerai UMKM AVC 2026 dibagi menjadi tiga zona utama, yakni foodcourt, coffee zone, dan souvenir.

Di area foodcourt, aroma aneka kuliner lokal dipastikan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan tamu dari berbagai negara.
Sebanyak 30 tenant makanan ikut ambil bagian, didominasi brand lokal yang membawa cita rasa khas Kalimantan Barat.

Sementara di coffee zone, pelaku usaha kopi lokal bersiap menyambut pengunjung dengan racikan kopi kekinian yang selama ini menjadi bagian gaya hidup anak muda Pontianak.
Kehadiran brand nasional berdampingan dengan usaha lokal justru menghadirkan optimisme baru bahwa produk daerah mampu tampil sejajar di panggung yang lebih besar.
Tak kalah menarik, zona souvenir akan menjadi etalase budaya lokal.
Berbagai produk kerajinan dan cinderamata khas Kalbar disiapkan untuk memperkenalkan identitas daerah kepada tamu internasional.
Penanggung jawab Gerai UMKM AVC 2026, Kombes Pol Made Ari, mengaku bersyukur atas tingginya minat pelaku usaha untuk bergabung dalam kegiatan tersebut.ungkapnya Selasa (12/05/2026)
“Kami berterima kasih atas tingginya antusiasme pelaku UMKM Pontianak untuk bergabung di Gerai UMKM AVC 2026,” ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan jumlah stan membuat panitia belum dapat memfasilitasi seluruh pendaftar.
Namun hal itu justru menjadi indikator positif bahwa gairah usaha masyarakat sedang tumbuh.
Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono.
Ia menilai keterlibatan UMKM dalam event internasional ini bukan sekadar aktivitas pendukung, tetapi menjadi bagian penting dari perputaran ekonomi masyarakat.
Di tengah atmosfer olahraga internasional, para pelaku UMKM kini tidak hanya menjual produk.
Mereka sedang membawa harapan, memperkenalkan identitas daerah, sekaligus membuktikan bahwa ekonomi lokal Kalimantan Barat terus bergerak maju.