Trending

Di Balik Seragam, Polisi Melawi Turun ke Ladang Jagung

Di Balik Seragam, Polisi Melawi Turun ke Ladang Jagung
Ini desa Kelakik Nanga Pinoh lokasi hamparan penanaman Jagung jajaran Kepolisian bersama kelompok tani mendukung program Ketahanan Pangan Nasional. (Foto: Humas Polsek Nanga Pinoh)

Melawi - Spektroom : Pagi itu, embun belum sepenuhnya hilang dari hamparan tanah di Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh.

Di belakang Kantor Dinas Sosial Kabupaten Melawi, pemandangan tak biasa terlihat: puluhan anggota kepolisian berseragam lengkap berdiri berjejer, bukan untuk apel atau pengamanan, melainkan menanam bibit jagung.

Hamparan lahan penanaman jagung. Foto: Humas Polsek Nanga Pinoh.

Aksi ini menjadi bagian dari upaya Polres Melawi Polda Kalbar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang tengah digencarkan pemerintah.

Di bawah komando Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, kegiatan tanam serentak dilakukan di lahan seluas 17 hektare, Rabu (22/4/2026).

Namun lebih dari sekadar angka dan target produksi, ada cerita lain yang tumbuh di balik barisan tanaman jagung itu—cerita tentang peran baru polisi yang tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan ketersediaan pangan masyarakat.

“Ini bukan sekadar penanaman. Ini bentuk kesiapan kami menyambut panen kuartal kedua sekaligus komitmen mendukung swasembada jagung,” ujar Harris di sela kegiatan.

Dari total lahan yang digarap, sekitar 5,5 hektare ditanami secara monokultur, sementara sisanya 11,5 hektare menggunakan sistem tumpang sari.

Strategi ini dipilih untuk memaksimalkan produktivitas lahan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.

Para personel terlihat serius namun santai. Tangan yang biasanya memegang alat komunikasi atau perlengkapan tugas kini berganti dengan cangkul dan bibit.

Sesekali terdengar tawa ringan saat mereka saling membantu menanam, mencairkan suasana kerja yang penuh semangat gotong royong.

Bagi sebagian anggota, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang memberi perspektif berbeda tentang tugas pengabdian.

Mereka tak hanya hadir saat masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga saat kebutuhan dasar seperti pangan harus dijaga.

Langkah Polres Melawi ini juga menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan semata tanggung jawab sektor pertanian, melainkan kerja bersama lintas institusi.

Dengan turun langsung ke lapangan, kepolisian ingin memastikan bahwa program pemerintah benar-benar berjalan hingga ke akar rumput.

Ke depan, lahan yang telah ditanami akan dirawat secara rutin oleh personel yang terlibat.

Harapannya, hasil panen nanti tak hanya menjadi simbol keberhasilan program, tetapi juga bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menghasilkan solusi konkret.

Di tengah tantangan global terkait pangan, apa yang dilakukan para polisi di Melawi ini menjadi potret kecil optimisme.

Bahwa di balik seragam dan tugas negara, ada semangat untuk ikut menanam, merawat, dan memanen harapan.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles