Trending

Di Tengah Keberagaman Palangka Raya, Pusdiklat Buddhis Sikkhapana Mahametta Diresmikan

Di Tengah Keberagaman Palangka Raya, Pusdiklat Buddhis Sikkhapana Mahametta Diresmikan
Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, Ketua Umum Sangha Theravada Indonesia, YM Bhikkhu Sri Shubapanno Mahathera, hadiri peresmian Pusdiklat Buddhis di Palangka Raya. (Foto: MC PRaya)

Palangka Raya-Spektroom :
Peresmian Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Buddhis Sikkhapana Mahametta di Jalan Wortel, Palangka Raya, Sabtu (4/7/2026), bukan sekadar penanda berdirinya sebuah bangunan baru. Lebih dari itu, kehadirannya menjadi simbol tumbuhnya ruang pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai kebajikan di tengah masyarakat Kalimantan Tengah yang majemuk.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, serta Ketua Umum Sangha Theravada Indonesia, YM Bhikkhu Sri Shubapanno Mahathera, melalui penandatanganan prasasti.

Dalam sambutannya, Fairid menilai kehadiran Pusdiklat Buddhis Sikkhapana Mahametta menjadi investasi penting untuk membangun manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.

“Kehadiran pusat pendidikan dan pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, memiliki kebijaksanaan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.

Menurut Fairid, ajaran Buddha tidak berhenti pada ritual keagamaan semata. Nilai Saddhā atau keyakinan, katanya, harus mampu melahirkan sikap hidup penuh kasih sayang, kejujuran, kesederhanaan, hingga tanggung jawab sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, keberadaan pusat pendidikan dan pelatihan tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan umat untuk semakin memahami ajaran Buddha secara utuh sekaligus menghadirkannya dalam praktik kehidupan sosial.

Di hadapan para tokoh agama dan masyarakat yang hadir, Fairid juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung tersebut. Ia menyebut semangat gotong royong antara pemerintah, yayasan, tokoh agama, donatur, dan masyarakat menjadi gambaran nyata kuatnya persaudaraan di Kota Palangka Raya.

“Palangka Raya merupakan rumah bersama bagi masyarakat yang majemuk. Keberagaman agama, suku, budaya, dan adat istiadat bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus dijaga dan dirawat bersama,” tegasnya.

Ia berharap Gedung Pusdiklat Buddhis Sikkhapana Mahametta nantinya berkembang tidak hanya sebagai tempat pendidikan dan pelatihan, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran Dhamma yang mampu melahirkan generasi Buddha yang cerdas, bijaksana, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.(Polin-Gusti/ndk)

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles