Dihantam Gelombang, Longboat Berpenumpang 8 Orang Terbalik di Perairan Depan Selat Lebeno Halmahera Utara

Dihantam Gelombang, Longboat Berpenumpang 8 Orang Terbalik di Perairan Depan Selat Lebeno Halmahera Utara
Tim SAR saat apela untuk melakukan pencarian korban longboat yang terbalik (Foto:Basarnas Ternate)

Halut-Spektroom : Sebuah longboat dengan jumlah penumpang 8 orang dilaporkan terbalik dan tenggelam di perairan desa Salube tepatnya depan Selat Lebeno, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Menurut kronologis kejadian yang diterima pada tanggal 17 April 2026 pukul 16.00 WIT, 8 orang bertolak dari desa Salube dengan tujuan pergi ke kebun yang berlokasi di Selat Lebeno. Setibanya di pantai Lebeno perahu dihantam ombak dan gelombang sehingga membuat perahu terbalik dan 7 korban berhasil menyelamatkan diri.
Sementara 1 korban atas nama Darman Hi. Soleman (66) hingga saat ini belum ditemukan. Kemudian 7 orang saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa setempat guna meminta bantuan pencarian.

Upaya pencarian telah dilakukan oleh warga setempat bersama Bhabinkamtibmas hingga pukul 22.00 WIT, namun hasil masih nihil.

Berdasarkan laporan tersebut, Kepala Desa Salube meneruskan informasi kejadian kepada Basarnas untuk perbantuan pencarian terhadap korban.

Kepala Seksi Operasi Dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando Jofandri mengatakan, setelah mendapat laporan kejadian tersebut dari Kepala Desa Salube, pukul 08.30, Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama potensi SAR bergerak menuju LKP duga dengan menggunakan RIB 03 Tobelo untuk melaksanakan pencarian korban.

Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian. Tim Rescue Pos SAR Tobelo, Polsek Loloda Utara, Pos Polairud Tobelo, Pos TNI AL Tobelo, Pemdes Salube dan Masyarakat Setempat.

Berita terkait

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mulai mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat tani melalui program Gerakan Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang (Gerak Lekas). Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali lahan pertanian yang rusak akibat aktivitas pertambangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut disosialisasikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Jember-Spektroom : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tampaknya tidak ingin kecolongan dalam menyalurkan program bantuan tematiknya tahun ini. Guna memastikan program strategis negara tersebut jatuh ke tangan yang benar-benar berhak dan produktif, kementerian menerjunkan tim khusus untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara ketat dan terperinci di Desa Wringinagung, kecamatan Jombang,

Budi Sucahyono, Julianto
ссс