Dinas PMT Tubaba Ikuti Bimtek Evaluasi Kinerja TPP Secara Virtual

Dinas PMT Tubaba Ikuti Bimtek Evaluasi Kinerja TPP Secara Virtual
Bimbingan Teknis Evaluasi Kinerja Individu Tenaga Pendamping Profesional (TPP) (Foto Capture YouTube KEMENDESPDT)

Tubaba- Spektroom: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh/Desa (PMT) Tulang Bawang Barat (Tubaba) Sofiyan Nur dan Camat Se-Tubaba, mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Evaluasi Kinerja Individu Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Melalui Zoom Meeting, dari ruang kerja masing-masing, Kamis (7/5/2026).

Sosialisasi dan Bimtek TPP itu sendiri dilaksanakan dari Ruang Kendali Kementrian Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendespdt), di Jakarta.

Dalam upaya pembangunan desa, peran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) sangat krusial. Melalui pendampingan, TPP memastikan bahwa setiap desa di Indonesia mendapatkan akses informasi, sumber daya, dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk berkembang.

Lebih dari itu, TPP menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat desa, memastikan bahwa aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi dengan baik.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, Kemendespdt, Ekatmawati, dalam laporannya menyebutkan

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap mekanisme pelaksanaan evaluasi kinerja individu, tenaga pendamping profesional, serta mendorong peningkatan kualitas kinerja pendampingan masyarakat desa secara terukur, objektif, dan antabel" ujar Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, Kemendespdt, Ekatmawati dalam laporannya.

Adapun, sasarannya adalah terwujudnya kesamaan persepsi dan komitmen antara Kementerian, Pemerintah Daerah, serta pemangku kepentingan terkait dalam pelaksanaan evaluasi kinerja individu TPP, serta meningkatnya partisipasi dalam pengisian evaluasi melalui aplikasi DRP-EFGIN TPP.

Sementara Kepala Badan Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Agustomi Masik mengatakan pemberdayaan masyarakat saat ini semakin penting dan strategis. Karena Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto tegas sekali menyampaikan bahwa kita akan melakukan pembangunan dari bawah dan dari desa untuk kemeratan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

audio-thumbnail
Voice Agustoni TPP
0:00
/74.095688

"Hampir semua program-program kerja strategis nasional itu adanya di desa. Ketahanan pangan, MBG, Koperasi Desa Merah Putih, dan seterusnya. Dan tentu saja keberhasilan program-program itu ditentukan, sangat-sangat ditentukan oleh kesiapan masyarakat. Sangat ditentukan oleh kemandirian masyarakat untuk menjadi subjek dari program-program tersebut." terang dia.

Dengan melihat pemberdayaan masyarakat ini sangat penting dan bersifat multidimensi, multiaktor, dan multilevel pemerintahan, sangat disadari tugas pemberdayaan masyarakat ini tidak bisa dilakukan hanya satu pihak saja.

Secara tegas di Undang-Undang Desa dan peraturan pemerintah turunannya ditegaskan bahwa tugas pemberdayaan masyarakat itu merupakan kewajiban pemerintah, artinya pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah desa.

"Jadi tugas pemberdayaan masyarakat ini, ini adalah tugas bersama yang kita harus bergandengan tangan, berkolaborasi, bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan kemandirian masyarakat desa" tutup Agustomi (@Ng).

Berita terkait

Kupas Politik Dinasti dari Perspektif Konstitusi, Prof. Dr. H. Abdul Latif tampil sebagai Pembicara Utama pada Seminar Nasional

Kupas Politik Dinasti dari Perspektif Konstitusi, Prof. Dr. H. Abdul Latif tampil sebagai Pembicara Utama pada Seminar Nasional

Makassar-Spektroom : Seminar Nasional berthemakan "Politik Dinasti dan Dinasti Politik dalam Sistim Demokrasi : Suatu Keniscayaan VS Pemasungan Hak Demokrasi Rakyat untuk dipilih sebagai Pejabat Publik" dilaksanakan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jayabaya di Auditorium Prof Dr. Hj. Yuyun Moeslim Tahir, Rabu 6 Mei 2026. Seminar yang hadidiri Dekan

Yahya Patta, Rafles
Diduga Dipecat Tanpa Prosedur, Empat Pekerja Bukittinggi Tempuh Jalur Pengaduan ke KSPSI hingga DPRD

Diduga Dipecat Tanpa Prosedur, Empat Pekerja Bukittinggi Tempuh Jalur Pengaduan ke KSPSI hingga DPRD

Bukittinggi-Spektroom : Dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap empat pekerja outsourcing di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mencuat dan kini menjadi perhatian publik. Para pekerja yang sebelumnya bertugas di Dinas Perhubungan (Dishub) setempat itu memilih menempuh jalur pengaduan untuk mencari keadilan atas nasib yang mereka alami. Kasus ini bermula ketika keempat

Wiza Andrita, Rafles
Menteri PU Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Dharmasraya, Target Rampung 20 Juni 2026

Menteri PU Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Dharmasraya, Target Rampung 20 Juni 2026

Dharmasraya-Spektroom : Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, guna memastikan fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu pada tahun ajaran baru 2026. Instruksi percepatan ini disampaikan langsung oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, saat kunjungan kerja ke

Riswan Idris, Rafles