Diserahterimakan, MPP Lahat Diisi 23 SKPD Pelayanan Publik Terintegrasi
Lematang - Spektroom: Revitalisasi Plaza Lematang menjadi Mall Pelayanan Publik (MPP) dan fasilitas jogging track Kabupaten Lahat Sumatra Selatan yang didukung program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam akhirnya rampung.
Pelaksanaan proyek ini mencakup dua proyek utama yaitu revitalisasi Plaza Lematang menjadi Mal Pelayanan Publik dan pembangunan jogging track serta penataan landscape taman tepian sungai Lematang.
Selanjutnya diserahterimakan dari PT.BA kepada pemerintah Kabupaten Lahat pada Rabu (22/4/2026).
Kepala Bappeda Lahat Feriyansyah Eka Putra, dalam laporannya, menyebutkan kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah Kepantian Lahat dengan PT Bukit Asam Persero TBK dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) guna mendukung pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Lahat.
Sedangkan sasaran sasaran dari kegiatan ini, lanjutnya adalah terwujudnya pusat pelayanan terpadu guna meningkatkan kualitas, kecepatan dan kemudahan pelayanan masyarakat.
Sementara Direktur SDM PT Bukit Asam, Isanudin Usmar mengatakan sebagai BUMN, kehadirannya tidak hanya sebagai badan usaha, tetapi juga menjadi penggerak perekonomian masyarakat, membantu pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.
"Dan kegiatan seperti ini adalah wujud nyata dari BUMN untuk bersama-sama masyarakat Kepaten Lahat membangun kesejahteraan masyarakat" ucapnya
Proyek multi years kerjasama antara PT BA dengan Pemkab Lahat ini menelan biaya Rp. 24,47 miliar.
Diforum yang sama Bupati Lahat Burzah Zarnubi menekankan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan publik di MPP, bekerja profesional dan responsif.
"Dan kami tekankan jangan ada prosedur yang berbelit-belit dan jangan ada pungutan liar. Dan yang lebih penting lagi, jaga kebersihan. Kita tidak ingin gedung yang semegah ini, semahal ini lingkungan tidak mendukung karena kita belum bisa menerapkan budaya bersih di lingkungan ini" ujar Bupati mengingatkan.
Dirinya juga berharap MPP ini tidak hanya menjadi pusat layanan tapi juga penggerak ekonomi baru bagi UMKM di kawasan tepian Ayik Lematang melalui food court yang tersedia.
Untuk diketahui Sebanyak 23 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah menempati MPP untuk memberikan pelayanan administrasi dan layanan publik secara terintegrasi.
Dengan sistem satu atap, masyarakat diharapkan dapat mengurus berbagai keperluan administrasi dengan lebih praktis dan efisien.
Selain meningkatkan kualitas layanan pemerintahan, keberadaan MPP juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Aktivitas pelayanan publik yang terpusat diyakini dapat membuka peluang usaha baru, termasuk lapak berjualan dan sektor UMKM di kawasan tersebut.(@Ng)!