Diserahterimakan, MPP Lahat Diisi 23 SKPD Pelayanan Publik Terintegrasi

Diserahterimakan, MPP Lahat Diisi 23 SKPD Pelayanan Publik Terintegrasi
Bupati Lahat Burzah Zarnubi (kanan) & Direktur SDM PT BA, Isanudin Usmar (kiri) menandatangani prasasti Peresmian MPP Lahat (Foto Capture YouTube Diskominfosan Lahat).

Lematang - Spektroom: Revitalisasi Plaza Lematang menjadi Mall Pelayanan Publik (MPP) dan fasilitas jogging track Kabupaten Lahat Sumatra Selatan yang didukung program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam akhirnya rampung.

Pelaksanaan proyek ini mencakup dua proyek utama yaitu revitalisasi Plaza Lematang menjadi Mal Pelayanan Publik dan pembangunan jogging track serta penataan landscape taman tepian sungai Lematang.

Selanjutnya diserahterimakan dari PT.BA kepada pemerintah Kabupaten Lahat pada Rabu (22/4/2026).

Kepala Bappeda Lahat Feriyansyah Eka Putra, dalam laporannya, menyebutkan kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah Kepantian Lahat dengan PT Bukit Asam Persero TBK dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) guna mendukung pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Lahat.

Sedangkan sasaran sasaran dari kegiatan ini, lanjutnya adalah terwujudnya pusat pelayanan terpadu guna meningkatkan kualitas, kecepatan dan kemudahan pelayanan masyarakat.

Sementara Direktur SDM PT Bukit Asam, Isanudin Usmar mengatakan sebagai BUMN, kehadirannya tidak hanya sebagai badan usaha, tetapi juga menjadi penggerak perekonomian masyarakat, membantu pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.

"Dan kegiatan seperti ini adalah wujud nyata dari BUMN untuk bersama-sama masyarakat Kepaten Lahat membangun kesejahteraan masyarakat" ucapnya

Proyek multi years kerjasama antara PT BA dengan Pemkab Lahat ini menelan biaya Rp. 24,47 miliar.

Diforum yang sama Bupati Lahat Burzah Zarnubi menekankan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan publik di MPP, bekerja profesional dan responsif.

audio-thumbnail
Voice Bupati Lahat Burzah
0:00
/66.246563

"Dan kami tekankan jangan ada prosedur yang berbelit-belit dan jangan ada pungutan liar. Dan yang lebih penting lagi, jaga kebersihan. Kita tidak ingin gedung yang semegah ini, semahal ini lingkungan tidak mendukung karena kita belum bisa menerapkan budaya bersih di lingkungan ini" ujar Bupati mengingatkan.

Dirinya juga berharap MPP ini tidak hanya menjadi pusat layanan tapi juga penggerak ekonomi baru bagi UMKM di kawasan tepian Ayik Lematang melalui food court yang tersedia.

Untuk diketahui Sebanyak 23 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah menempati MPP untuk memberikan pelayanan administrasi dan layanan publik secara terintegrasi.

Dengan sistem satu atap, masyarakat diharapkan dapat mengurus berbagai keperluan administrasi dengan lebih praktis dan efisien.

Selain meningkatkan kualitas layanan pemerintahan, keberadaan MPP juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Aktivitas pelayanan publik yang terpusat diyakini dapat membuka peluang usaha baru, termasuk lapak berjualan dan sektor UMKM di kawasan tersebut.(@Ng)!

Berita terkait

Investor Malaysia Tertarik Program Asrama Berdampak Untan, Siap Perluas Pasar

Investor Malaysia Tertarik Program Asrama Berdampak Untan, Siap Perluas Pasar

Pontianak-Spektroom : Rombongan pengusaha asal Malaysia melakukan kunjungan ke Asrama Mahasiswa Berdampak Universitas Tanjungpura (Untan), Rabu (22/4/2026), untuk melihat langsung model pengembangan usaha berbasis kampus yang dinilai potensial dikembangkan ke skala lebih luas. Kunjungan ini menjadi bagian dari penjajakan kerja sama strategis antara pihak Malaysia dan Untan, khususnya dalam

Apolonius Welly, Rafles
Pemkot Pontianak Fokus Data Valid dan Mutakhir, Kunci Kebijakan Lebih Presisi

Pemkot Pontianak Fokus Data Valid dan Mutakhir, Kunci Kebijakan Lebih Presisi

Pontianak-Spektroom : Pemerintah Kota Pontianak memperkuat fondasi kebijakan berbasis data dengan menggelar Pelatihan Penyusunan Metadata dan Penerapan Standar Data Tahun 2026, Rabu (22/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap kebijakan publik disusun dari data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Sekretaris

Apolonius Welly, Rafles