Trending

Disertasi Nurhasanah: Inovasi Bahan Ajar Tarikh ISMUBA Raih Gelar Doktor di UIJ

Disertasi Nurhasanah: Inovasi Bahan Ajar Tarikh ISMUBA Raih Gelar Doktor di UIJ
Promovenda Nurhasanah ketika menjelaskan disertasinya dihadapkan Tim penguji sidang Doktor,dengan disertasinya pengembangan Bahan ajar tarikh dalam Ismuba,Sabtu (25/7/2026)​(Foto spektroom/As,)

Jakarta - Spektroom : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta (UIJ) kembali melahirkan lulusan terbaiknya. Promovenda Nurhasanah, dengan NPM 5321011, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul "Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Tarikh Dalam ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab) Di SMA Muhammadiyah 2 Jakarta" dalam sidang promosi doktor di Aula Masjid Bab Al Rasyidi, Kampus UIJ, Jumat (24/7/2026).

Dalam paparannya pada Sabtu (25/7/2026), Nurhasanah menjelaskan bahwa penelitiannya menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Research and Development (R&D). Metode ini dipilih untuk menghasilkan produk nyata berupa bahan ajar Tarikh (sejarah Islam) yang sesuai dengan kerangka kurikulum ISMUBA di SMA Muhammadiyah 2 Jakarta.

"Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi secara mendalam kebutuhan nyata di lapangan, mulai dari pengalaman guru hingga kondisi peserta didik. Hasilnya, kami mendapatkan gambaran komprehensif mengenai permasalahan yang harus dijawab oleh produk bahan ajar ini," ujar Nurhasanah.

Promovenda Nurhasanah, berhak menyandang gelar Doktor ke-92 pendidikan Agama Islam setelah dinyatakan lulus oleh Tim penguji sidang promosi Doktor

Bahan ajar Tarikh yang dikembangkan ini berbasis pada nilai-nilai iman, takwa, dan akhlak mulia, serta disusun secara kontekstual dan aplikatif. Berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media, produk ini dinyatakan sangat layak dari aspek isi, bahasa, penyajian, hingga kegrafikaan.

Uji coba implementasi terbatas pada kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Jakarta menunjukkan hasil yang signifikan. Bahan ajar baru ini terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, memperdalam pemahaman sejarah Islam, sekaligus menguatkan sikap religius siswa. Produk ini berpotensi menjadi alternatif sumber belajar yang efektif untuk membentuk karakter muslim berkemajuan.

Ketua Program Studi Doktor UIJ, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA., memberikan apresiasi tinggi terhadap temuan ini. Menurutnya, penanaman iman, takwa, dan akhlak bisa disalurkan secara efektif melalui keteladanan tokoh sejarah.

."Ada hal menarik di sekolah Muhammadiyah saat ini. Tokoh-tokoh sejarah dari Nahdlatul Ulama (NU) juga turut dijadikan rujukan meski kedua organisasi ini memiliki beberapa pandangan berbeda. Ini menunjukkan adanya inklusifisme yang baik, baik dari Muhammadiyah maupun NU," kata Prof. Dede.

Nada optimis juga disampaikan oleh Rektor UIJ, Prof. Dr. Ir. Raihan, M.Si. Ia mengamini bahwa mata pelajaran Tarikh Islam selama ini sering kurang diminati oleh siswa.

"Melalui perhatian besar dari promovenda, kami berharap inovasi materi dan metode ajar yang dikembangkan oleh Dr. Nurhasanah ini bisa membuat para siswa SMA jauh lebih tertarik mempelajari sejarah Islam," tutur Prof. Raihan.

Sidang promosi doktor ini diuji oleh tim yang terdiri dari enam guru besar, salah satunya adalah Prof. Dr. Benyamin, M.Pd.I., yang merupakan Guru Besar UHAMKA. Di akhir sidang, tim penguji menyatakan Nurhasanah lulus dengan predikat Baik. Lewat pencapaian ini, Dr. Nurhasanah resmi menjadi alumni ke-92 dari Program Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles