Disnakertrans Sijunjung Perkuat Pembangunan Transmigrasi Melalui Pendekatan Inovatif Berbasis Potensi Lokal
Spektroom - Upaya memperkuat pembangunan transmigrasi terus dilakukan Pemerintah melalui pendekatan yang lebih inovatif dan berbasis potensi lokal. Dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi bersama dengan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) menggelar rapat internal terkait evaluasi kegiatan penelitian pada kawasan Transmigrasi Muaro Takung Kecamatan Kamang Baru.
Rapat internal dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Bappeda, Dispaperi, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Kesehatan, DPMPTSP, DPMN, Dinas Pendidikan dan UPTD KPHL serta Kantor ATR/BPN.
Dalam forum diskusi teknis yang digelar ini, Dr. Veralianta Br. Sebayang, S.P., M.Si dan Dr. Rosidin Karo-Karo Sitepu memaparkan materi terkait pengembangan komoditas di wilayah transmigrasi Muaro Takung- Kamang Baru.
Materi pertama disampaikan oleh ketua tim 2 Ekspedisi Patriot, Dr. Veralianta terkait Desain Pengembangan Komoditas Unggulan Spesifik Kawasan Transmigrasi Muaro Takung - Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.
Dalam paparannya, Dr Vera menyampaikan latar belakang pendekatan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan untuk mendorong kebijakan pembangunan yang mendukung aktivitas produktif, penciptaan lapangan kerja yang layak, pengembangan kewirausahaan , serta kreativitas dan inovasi melalui pembentukan ekosistem bisnis yang berbasis pada produk unggulan daerah.
Sementara itu, Dr. Rosidin Karo-Karo Sitepu melanjutkan pemaparan materi terkait desain pengembangan komoditas unggulan spesifik berdasarkan model Berlian Porter yang mana untuk di kawasan transmigrasi Muaro Takung komoditas unggulan spesifiknya merupakan kelapa sawit. Model Porter Berlian terbukti efektif untuk mengidentifikasi kekuatan dan tantangan pengembangan kelapa sawit di Muaro Takung-Kamang Baru sebagai basis strategi komprehensif. (RRE/Rel)