DKI Jakarta Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Bazar UMKM dan Urban Farming
Jakarta - Spektroom : Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, DKI Jakarta menggelar Bazar UMKM Binaan dan Urban Farming di Cibis Park, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Cilandak, pada 25–26 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat ketahanan pangan perkotaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Ridho S Yudyantoro, mengatakan bazar menghadirkan berbagai produk unggulan hasil binaan Sudin KPKP Jakarta Selatan, serta menjadi wadah promosi bagi para pelaku usaha lokal.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, mulai 25 - 26 Juni 2026. Tidak hanya bazar, tetapi juga terdapat berbagai kegiatan menarik yang dapat diikuti masyarakat.
Sebanyak 16 pelaku UMKM binaan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan beragam produk olahan pangan dan hasil usaha kreatif lainnya. Sudin KPKP Jakarta Selatan juga menggandeng 10 penggiat urban farming untuk memamerkan berbagai hasil panen segar yang telah dikembangkan melalui program pembinaan pemerintah.
Berbagai kegiatan edukatif turut diselenggarakan, antara lain lomba kreativitas penyajian (plating) olahan pangan berbahan dasar labu madu, demonstrasi memasak (live cooking) menggunakan bahan pangan lokal, hingga pelatihan urban farming bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini kami berharap pelaku UMKM dapat memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas produk, serta semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya..
Sementara itu, Kepala Subkelompok Pariwisata, Pangan, Kelautan, dan Pertanian Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Roynaldo, menilai, bazar memiliki peran strategis sebagai sarana promosi sekaligus media edukasi bagi masyarakat. Masyarakat dapat memperoleh pemahaman lebih luas mengenai pentingnya ketahanan pangan, pengembangan urban farming, serta pemanfaatan pangan lokal yang sehat, bergizi, dan memiliki nilai ekonomi.
“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha seperti ini merupakan bentuk nyata semangat 'Jakarta Berkolaborasi', di mana setiap pihak memiliki peran dalam menciptakan ruang yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Roynaldo, berharap produk-produk unggulan hasil binaan Sudin KPKP Jakarta Selatan semakin dikenal masyarakat luas, memperoleh akses pasar yang lebih besar, dan mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha. Kegiatan bazar tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.