Dokter Untan Raih Juara Nasional di Ajang Ilmiah Kedokteran

Dokter Untan Raih Juara Nasional di Ajang Ilmiah Kedokteran
Dua tim dokter asal Universitas Tanjungpura (Untan) sukses menorehkan prestasi gemilang di ajang Scientific Competition of Internal Medicine yang digelar oleh Perhimpunan Spesialis Penyakit Dalam se-Indonesia di Makassar.Foto : Dok Fakultas Kedokteran Untan.

Spektroom — Kabar membanggakan datang dari dunia kedokteran Kalimantan Barat. Dua tim dokter asal Universitas Tanjungpura (Untan) sukses menorehkan prestasi gemilang di ajang Scientific Competition of Internal Medicine yang digelar oleh Perhimpunan Spesialis Penyakit Dalam se-Indonesia di Makassar.

Ajang bergengsi tingkat nasional ini mempertemukan para dokter spesialis penyakit dalam dari berbagai daerah untuk beradu kemampuan ilmiah, berbagi pengetahuan, dan memperkuat jejaring profesional. Namun tahun ini, sorotan utama datang dari Kalimantan Barat.

Dua tim yang sama-sama berasal dari keluarga besar Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Universitas Tanjungpura berhasil menduduki posisi juara satu dan dua sekaligus.

Tim pertama yang meraih Juara 1 terdiri dari Dr. Mira Delima Asikin, MMR., Sp.PD, yang juga menjabat sebagai Kepala RS Untan, bersama Dr. Vincen, Sp.PD, alumni Fakultas Kedokteran Untan angkatan 2011.

Sementara Juara 2 berhasil diraih oleh Dr. Rusdianto, Sp.PD (alumni FK Untan 2005) berpasangan dengan Dr. Rusiawati, Sp.PD (alumni FK Untan 2006).

Bagi Dr. Mira Delima Asikin, kemenangan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi hasil kerja keras dan kekompakan tim yang membawa nama baik daerah.

“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan untuk seluruh keluarga besar Fakultas Kedokteran dan RS Untan.

Kami bersyukur bisa membawa nama baik Kalimantan Barat dan Universitas Tanjungpura di tingkat nasional,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur, Minggu (19/10/2025).

Lebih lanjut, Dr. Mira menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan yang lahir dari Fakultas Kedokteran Untan.

Ia berharap capaian ini bisa menjadi motivasi bagi para mahasiswa dan dokter muda untuk terus meningkatkan kompetensi dan berani tampil di berbagai ajang ilmiah nasional maupun internasional.

“Ilmu kedokteran terus berkembang. Ajang seperti ini mendorong kita untuk tidak hanya menjadi praktisi, tapi juga ilmuwan yang kritis dan inovatif,” tambahnya.

Keberhasilan dua tim dokter Untan ini disambut dengan rasa bangga oleh sivitas akademika dan masyarakat Kalimantan Barat.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa dengan semangat kolaborasi, dedikasi, dan komitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan, tenaga medis daerah mampu bersaing di tingkat nasional bahkan berpeluang menuju level internasional.

Berita terkait

Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, PLN UIP JBB Dukung KISUCI di Desa Cipambuan

Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, PLN UIP JBB Dukung KISUCI di Desa Cipambuan

Bogor - Spektroom: Di Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, sampah perlahan menemukan wajah barunya. Benda yang selama ini identik dengan sesuatu yang harus dibuang, mulai dipandang berbeda. Di tangan masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Iklim Sungai Cikeas (KISUCI), sampah justru dapat diolah menjadi pupuk, pakan ternak, bahan bakar

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Parekraf Jaksel Dorong Pelaku Ekraf Kuasai AI dan Akses Permodalan

Parekraf Jaksel Dorong Pelaku Ekraf Kuasai AI dan Akses Permodalan

Jakarta - Spektroom: Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kota Administrasi Jakarta Selatan mendorong pelaku ekonomi kreatif meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), serta memperluas pemahaman mengenai akses permodalan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Ekonomi Kreatif bertema

Irvan Idris Saleh
ссс