Dorong Percepatan CEPA, Indonesia Minta Kasus Penembakan Diplomat di Peru Dituntaskan

Dorong Percepatan CEPA, Indonesia Minta Kasus Penembakan Diplomat di Peru Dituntaskan
Wamenlu RI, Arrmanatha Nasir, menyalami Presiden Peru, Keiko Fujimori, dalam resepsi kenegaraan di Government Palace, Peru (28/72026) (Foto :Kemenlu)

Jakarta - Spektroom : Hubungan diplomatik dan ekonomi antara Indonesia dan Peru kini berada dalam momentum terbaiknya. Posisi geografis Peru yang strategis dinilai bukan lagi sebagai negara yang jauh, melainkan pintu masuk utama bagi produk dan investasi Indonesia untuk menembus pasar Amerika Selatan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir yang akrab disapa Wamenlu Tata saat hadir di Peru sebagai Utusan Khusus Pemerintah RI dalam acara pelantikan Presiden Terpilih Peru.

Wamenlu Tata menyampaikan secara langsung surat Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Keiko Fujimori yang berisi ucapan selamat atas pelantikannya, serta komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama bilateral yang saling menguntungkan.

Dalam pidato kenegaraan pada saat pelantikannya, Presiden Peru menyampaikan inisiatif Programa Nacional de Asistencia Alimentaria atau PRONAA sebagai program bantuan sosial yang dirancang untuk menyalurkan bantuan makanan bagi pelajar.

Pidato Kenegaraan Presiden Peru, Keiko Fujimori, di Gedung Kongres Peru, Lima (28/7/2026) setelah pelantikannya sebagai Presiden (Foto : Kemenlu RI )

Program ini serupa dengan program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, sejumlah program prioritas pembangunan Peru seperti penciptaan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional Indonesia

Wamenlu Tata menyatakan, jaringan dagang Peru yang terus berkembang di kawasan Pasifik akan mempermudah penetrasi produk lokal. Sebaliknya, Indonesia sebagai raksasa ekonomi Asia Tenggara juga siap membuka gerbang bagi Peru untuk mengakses pasar ASEAN yang dihuni oleh 700 juta penduduk. Kemitraan strategis ini dinilai sebagai hubungan yang saling menguntungkan (win-win solution).

Lonjakan Dagang dan Target IP-CEPA Sinergi kedua negara dibuktikan dengan performa ekonomi yang meningkat tajam. Berikut adalah beberapa catatan penting penguatan ekonomi Indonesia-Peru:

Pertumbuhan Stabil :  Perdagangan bilateral tumbuh konsisten di kisaran rata-rata 5,5 persen per tahun selama lima tahun terakhir.

Lonjakan Drastis :  Angka perdagangan kedua negara melesat hingga 18 persen pada tahun 2025.

Akselerasi Regulasi:  Kedua pihak berkomitmen mempercepat ratifikasi Bab Perdagangan dalam Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement

Ekspansi Sektor: 

Negosiasi akan berlanjut ke Bab Jasa dan Investasi, serta diperluas ke bidang pertanian, kelautan, perikanan, kebudayaan, hingga pembangunan internasional.

Sikap Tegas Indonesia atas Insiden Penembakan Staf KBRI

Di sela-sela agenda penguatan ekonomi tersebut, Pemerintah Indonesia tetap menunjukkan sikap tegas terkait pelindungan warga negaranya di luar negeri.

Wamenlu Tata secara langsung mendesak Pemerintah Peru untuk menuntaskan proses hukum kasus penembakan Penata Kanselerai Muda KBRI Lima yang terjadi pada September 2025 lalu. Indonesia meminta agar pengusutan dilakukan secara cepat, transparan, dan menyeluruh.

Pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Peru, Eric Anderson Machado, di Lima, Peru (27/7/ 2026)

Merespons hal tersebut, Pemerintah Peru menyambut baik pesan Jakarta dan berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus tersebut, sekaligus berjanji meningkatkan pengamanan bagi seluruh staf perwakilan RI di Peru.

Selain sepakat untuk saling mendukung di forum multilateral seperti PBB, kedua negara juga telah menjadwalkan agenda konkret berikutnya. Indonesia resmi ditunjuk menjadi tuan rumah untuk Forum Konsultasi Bilateral ke-7 yang akan digelar pada tahun 2027 mendatang.

Berita terkait

Sebelas Anggota Pramuka DKI Mendapat Kepercayaan Sebagai Petugas Upacara Jamnas dan Hari Pramuka Ke-65

Sebelas Anggota Pramuka DKI Mendapat Kepercayaan Sebagai Petugas Upacara Jamnas dan Hari Pramuka Ke-65

Jakarta-Spektroom : 11 anggota Pramuka DKI Jakarta berhasil lolos ke tahap wawancara Seleksi Nasional Petugas Upacara pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026 dan Peringatan Hari Pramuka ke-65 Keberhasilan tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan Gerakan Pramuka di DKI Jakarta dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter disiplin, kepemimpinan, integritas, serta kemampuan

Asmari, Rafles
Tembakau Lumindai yang Pernah Mendunia Terus Dibangkitkan, DKP3 Sawahlunto Genjot SDM Petani Lewat Pelatihan Intensif

Tembakau Lumindai yang Pernah Mendunia Terus Dibangkitkan, DKP3 Sawahlunto Genjot SDM Petani Lewat Pelatihan Intensif

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) terus berupaya menghidupkan kembali kejayaan Tembakau Lumindai, komoditas khas yang pernah dikenal hingga mancanegara. Salah satu langkah yang ditempuh adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petani melalui pelatihan budidaya dan peningkatan kualitas hasil produksi. Pelatihan yang

Riswan Idris, Rafles
Lumajang Raih Pengakuan Nasional Lewat Empat Penghargaan BKKBN

Lumajang Raih Pengakuan Nasional Lewat Empat Penghargaan BKKBN

Lumajang-Spektroom : Kabupaten Lumajang berhasil meraih empat penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN). Penghargaan tersebut meliputi kategori Inovasi dan Program Unggulan Bupati, capaian peserta Keluarga Berencana (KB) di atas 100 persen, Peta Jalan Pembangunan Kependudukan, serta Inovasi dan Program Unggulan Tim Penggerak

Julianto