DPMD Landak Percepat Dana Desa Tahap II

DPMD Landak Percepat Dana Desa Tahap II
Tampak para Kepala desa,Sekretaris desa dan jajaran DPMD pemkab Landak diabadikan usai pembukaan Monev bersama Bupati Landak Karolin. Foto: Spektroom.

Landak-Spektroom : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Landak mempercepat proses penyaluran Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2026 dengan memastikan seluruh pemerintah desa memenuhi persyaratan administrasi dan pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku.


Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) serta sosialisasi yang digelar di Aula Kantor Camat Menyuke, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini diikuti kepala desa, sekretaris desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari Kecamatan Menyuke dan Kecamatan Meranti.


Kepala Bidang Perencanaan, Pembangunan, Keuangan dan Aset Desa DPMD Kabupaten Landak, Agustina Titin, mengatakan percepatan penyaluran Dana Desa memerlukan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Menurutnya, kelengkapan administrasi menjadi faktor utama agar pencairan dana tidak mengalami keterlambatan.


"Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh desa memahami mekanisme penyaluran, pelaporan, dan pertanggungjawaban penggunaan dana. Desa yang belum melengkapi persyaratan diharapkan segera menindaklanjuti agar penyaluran Dana Desa Tahap II dapat dilakukan tepat waktu," ujar Agustina.


Ia menjelaskan, monitoring dan evaluasi juga dilakukan untuk mengukur progres penyaluran serta penggunaan Dana Desa Tahap I. Selain itu, DPMD mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pemerintah desa sebagai bahan pembinaan sebelum proses pencairan tahap berikutnya.


Dalam sosialisasi tersebut, DPMD memaparkan ketentuan penyaluran Dana Desa Tahap II yang mengacu pada Pasal 52 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026. Pemerintah desa diminta memprioritaskan penggunaan anggaran untuk pembangunan desa, peningkatan pelayanan dasar, serta pemberdayaan masyarakat.


Camat Menyuke, Thomas Ronaldo Oktora Pansa, menilai kehadiran tim DPMD menjadi bentuk pembinaan langsung guna memperkuat tata kelola Dana Desa yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel.


"Setiap desa harus memahami seluruh persyaratan dan segera menyelesaikan berbagai catatan hasil evaluasi agar penyaluran Dana Desa dapat berjalan lancar sesuai ketentuan," tegasnya.


Sementara itu, Camat Meranti Elly Kornelia mengajak seluruh kepala desa memanfaatkan forum tersebut untuk memperkuat koordinasi serta menyelesaikan berbagai persoalan administrasi yang masih menjadi hambatan pencairan dana.


Ia optimistis seluruh desa mampu memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan sehingga Dana Desa Tahap II dapat segera disalurkan dan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Melalui percepatan penyaluran ini, Pemerintah Kabupaten Landak berharap Dana Desa segera masuk ke rekening desa sehingga berbagai program pembangunan, pelayanan publik, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat direalisasikan tepat waktu demi mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.

Berita terkait

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

Jember-Spektroom : Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus digaungkan di Kabupaten Jember. Rumah Aspirasi Jember (RAJE) Jember membagikan 1000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat di sejumlah titik kabupaten Jember, pada Minggu (16/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat turut menyemarakkan bulan kemerdekaan

Budi Sucahyono, Julianto
Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Bogor-Spektroon: Bupati Bogor Rudy Susmanto mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bogor Tahun 2026. Diantara putra-putri terbaik yang terpilih, terdapat anggota yang berasal dari keluarga petani hingga seorang anggota yang telah kehilangan kedua orang tuanya sejak usia remaja. Kisah tersebut disampaikan Rudy saat pengukuhan Paskibraka Kabupaten Bogor Tahun 2026

Asmari, Anggoro AP