DPRD Kubu Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Rancangan KUA-PPAS APBD 2026

DPRD Kubu Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Rancangan KUA-PPAS APBD 2026
DPRD Kubu Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Rancangan KUA-PPAS APBD 2026. (Foto: Istimewa)

Spektroom – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kubu Raya menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyiapan pidato Bupati Kubu Raya terkait Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD Tahun Anggaran 2026, Jumat (8/8/2025), di Ruang Rapat DPRD Kubu Raya.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Zulkarnain, serta dihadiri Bupati Kubu Raya, Sujiwo, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Sujiwo menegaskan bahwa penyusunan rancangan KUA-PPAS merupakan amanat regulasi yang harus dilaksanakan tepat waktu.

"Saya, atas nama kepala daerah, sesuai aturan yang berlaku, diwajibkan untuk menyampaikan rancangan pengantar KUA dan PPAS untuk APBD Tahun 2026. Kita upayakan seluruh tahapan yang diamanatkan regulasi bisa berjalan tepat waktu," ujarnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk mengikuti seluruh proses pembahasan bersama DPRD hingga tahap pendapat akhir dan pengesahan. Ia menekankan pentingnya ketepatan waktu mengingat tahapan ini mendapat perhatian lembaga pengawas nasional seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Eksekutif dan legislatif wajib hukumnya melakukan pembahasan sekaligus pengesahan tepat waktu. Ini merupakan bagian dari proses penyajian pembangunan bagi masyarakat. Tujuannya jelas, untuk kepentingan publik," tambahnya.

Rapat Paripurna ini menandai dimulainya pembahasan APBD 2026 sebagai bentuk sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat Kubu Raya.

Berita terkait

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Malang-Spektroom : Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas saat memimpin Apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, yang digelar di halaman Rektorat kampus, Sabtu (1/5/2026). Apel berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengenakan pakaian adat daerah, mencerminkan semangat kebhinekaan

Buang Supeno
Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penguatan organisasi bukan hanya penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan dalam mengelola kebijakan negara dan memastikan setiap program berjalan efektif serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody Hanggodo saat melantik tujuh pejabat tinggi

Nurana Diah Dhayanti
Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Jambi - Spektroom: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, menggelegar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 bertema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", berlangsung di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Jambi, Sabtu (2/5/2026). Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks

Anggoro AP
Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Solo - Spektroom : Merefleksi hari Pendidikan Nasional 2 Mei, bidang pendidikan meski dinilai arahnya mulai tertata dengan perangkat dan regulasi yang semakin pasti, tetapi masih dihadapkan pada catatan kritis dalam pengelolaan manajemen mutu. Diminta tanggapan kondisi pendidikan di Indonesia merefleksi hari pendidikan Pengamat pendidikan dari Universitas Muhamadiyah Surakarta UMS Prof.

Murni Handayani