Trending

Dunia Terus Berubah, Rektor Harapkan Lulusan UNEJ Tetap Jadi "Mahasiswa Seumur Hidup"

"Jadilah pribadi yang adaptif, memiliki daya tahan, mampu bekerja lintas disiplin dan lintas budaya serta siap berkolaborasi."

Dunia Terus Berubah, Rektor Harapkan Lulusan UNEJ Tetap Jadi "Mahasiswa Seumur Hidup"
Wisudawan Jenjang Doktoral dan Magister Peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Periode VIII Tahun Akademik 2025/2026. (foto: humas unej)

Spektroom - Sebanyak 3 lulusan doktor, 52 lulusan magister, 724 lulusan sarjana dan sarjana terapan serta 21 lulusan diploma tiga diwisuda oleh rector Universitas Jember (UNEJ). Mereka mengikuti upacara wisuda periode VIII tahun akademik 2025/2026 di gedung Auditorium kampus UNEJ, Sabtu (7/2/2026).

Di hadapan wisudawan dan keluarganya, Rektor UNEJ Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan pidato wisuda, yang menariknya berisi harapan agar lulusan UNEJ tetap menjadi mahasiswa seumur hidup.

Namun jangan salah sangka, tetap menjadi mahasiswa seumur hidup ini dalam arti tekad dan semangat untuk terus menjadi pembelajar seperti saat masih menjadi mahasiswa di kampus. Pasalnya, dunia selalu berubah dan bergerak dinamis. Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang sehingga apa yang hari ini masih relevan, mungkin setahun ke depan sudah tidak dipakai lagi.

Rektor, Iwan Taruna memberikan pidato wisuda periode VIII di Auditorium UNEJ, Sabtu (07/02/2026). (foto: humas unej)

“Oleh karena itu jadilah pribadi yang adaptif, memiliki daya tahan, mampu bekerja lintas disiplin dan lintas budaya serta siap berkolaborasi. Dan untuk menjadi pribadi tersebut maka jadilah pembelajar sepanjang hayat, artinya menjadi mahasiswa seumur hidup,” ungkap Iwan Taruna yang disambut tepuk tangan seluruh wisudawan.

Rektor UNEJ lantas menekankan kemampuan berkolaborasi menjadi penting saat ini. Kolaborasi menurutnya bukan berarti selalu setuju, tapi kemampuan mendengar, menghargai perbedaan, mengolah sudut pandang sekaligus mengelola egosentrisme. Kemampuan berkolaborasi menjadikan seseorang tetap relevan dimana pun kita bekerja.

Iwan Taruna kemudian mengingatkan wisudawan kemampuan berkolaborasi sudah dilatih selama kuliah, semisal saat melakukan penelitian bersama, mengikuti beragam program kemahasiswaan atau mengikuti Kuliah Kerja Nyata. Oleh karena itu pencapaian dan prestasi saat belajar di kampus dapat menjadi bekal portofolio saat memasuki dunia kerja.

Wisudawan Jenjang Sarjana dan Diploma Peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Periode VII Tahun Akademik 2025/2026. (foto: humas unej)

“Ingat dunia kerja sudah berubah, tidak hanya bertanya Anda lulusan dari mana, namun akan bertanya apa portofolio Anda, apa kemampuan Anda dan mampukah Anda memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” imbuh Iwan Taruna.

Terpilih sebagai wisudawan berprestasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif IPK) tertinggi adalah Dr. Nadya Shara Mahardika, STP., M.P., dari Program Studi Doktor Ilmu Pertanian dengan IPK 3,90. Dilanjutkan di jenjang sarjana oleh Made Prasanti Andriani, S.Ked., dari Fakultas Kedokteran dengan IPK 3,99. Rekannya, Devi Awang Tiani, S.Tr.T. dari Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung dengan IPK 3,87. Sementara Farlinda Safitri, A.Md., dari Program Studi Dilpoma 3 Akuntansi FEB menjadi yang terbaik di jenjang diploma dengan raihan IPK 3,57. (Yul/hms uj)

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles