Edukasi Dini dan Peran Keluarga Serta Pendampingan Untuk Memutus Mata Rantai Kecanduan Menjadi Fokus Utama Penanganan Napza Di Masyarakat

Edukasi Dini dan Peran Keluarga Serta Pendampingan Untuk Memutus Mata Rantai Kecanduan Menjadi Fokus Utama Penanganan Napza Di Masyarakat
Kegiatan edukasi dini untuk memutuskan mata rantai kecanduan narkoba.

Junaidi, Agung Yunianto

Banjarmasin-Spektroom : Bagi Warga yang terkena dan kecanduan narkoba dan zat adiktif lainnya harus segera di Rehabilitasi Sosial, mengingat Mereka sudah tidak berdaya, baik dari sikap mental dan fisiknya terganggu. Hal ini jelas sangat menggangu kesehatan mereka.

Edukasi Dini dan Peran Keluarga Serta Pendampingan Untuk Memutus Mata Rantai Kecanduan Menjadi Fokus Utama Penanganan Napza Di Masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kalimantan Selatan Muhammad Farhanie SP MM, yang diwakili Selamat Riadi, S.Sos.M.AP sebagai Kabid Rehsos Dinsos Kalsel mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan di tempatnya adalah melaksanakan sosialisasi dan pencegahan Napza.

"Mengingat hal ini adalah kewenangan pusat jadi kami hanya bisa melaksanakan kegiatan dimaksud, saran Kami bagi korban Napza tersebut segera yang bersangkutan maupun keluarga bisa mendaftarkan dirinya untuk direhabilitasi yang ada di Kalimantan Selatan," kata Selamat Riadi, Senin (25/5/2026) sore.

Dikatakan, salah satu Rehabilitasi Napza yang sudah mendapatkan Izin resmi dari Instansi terkait dan telah memenuhi kelengkapan administrasi lainnya seperti Sertifikasi dan lain-lain, termasuk SDMnya ( Counsellor, Psykolog , Peksos, Satuan Pengaman, Petugas Kesehatan dan Petugas pendukung lainnya ) Juga sarana prasarana yang memenuhi standar serta fasilitas lainnya. Yayasan Rehab tersebut Sekarang menjadi Institusi Penerima Wajib Lapor ( IPWL) YPR Kobra Kalsel dari Kementrian Sosial RI.

"Harapan kami secepatnya mereka yang terlibat dengan Narkoba dan Zat adiktif lainnya segera direhabilitasi. Begitu pula diharapkan orang tua, keluarga dan masyarakat juga mendukung program dimaksud," Selamat Riadi menambahkan.

Ditegaskan, Ketika pasca Rehab tentunya Orang tua, keluarga dan masyarakat juga harus bisa menerima mereka jangan distigma. Dari Rehabilitasi tersebut Mereka menerima berbagai program dan coving scill di masyarakat ketika menghadapi teman-teman pemakai bagaimana dia harus bisa menyikapinya dan tentunya kehadiran mereka kembali ke Masyarakat harus diterima dengan baik, karena Mereka adalah korban.

Dijelaskannya, Pencegahan dan penanganan Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif) di Masyarakat dilakukan melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Fokus utamanya mencakup edukasi dini, penguatan peran keluarga, serta pendampingan untuk memutus rantai kecanduan.

Berikut langkah-langkah komprehensif yang diterapkan :

  1. Upaya Pencegahan (Preventif & Promotif)Edukasi dan Sosialisasi: Memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya, dampak kesehatan, dan konsekuensi hukum penyalahgunaan Napza.Penguatan Peran Keluarga: Membangun komunikasi terbuka dan harmonis antara orang tua dan anak. Pengawasan yang konsisten dan dukungan emosional sangat efektif membentengi anak dari pengaruh buruk.Pemberdayaan Lingkungan Positif: Mengarahkan remaja pada kegiatan positif seperti olahraga, seni, keagamaan, dan komunitas yang produktif untuk menyalurkan energi secara kreatif.
  2. Upaya Penanganan (Kuratif & Rehabilitatif)Detoksifikasi dan Medis: Penanganan medis di bawah pengawasan profesional, seperti dokter atau psikiater, untuk membersihkan racun (detoksifikasi) dari dalam tubuh.Rehabilitasi (Medis & Sosial): Pemulihan kondisi fisik dan mental pecandu agar dapat kembali hidup normal dan berintegrasi dengan masyarakat tanpa diskriminasi.Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM): Program pemulihan yang didukung oleh tokoh dan kader masyarakat setempat sebagai agen pemulihan bagi korban penyalahgunaan.
  3. Peran Aktif MasyarakatPengawasan Lingkungan: Masyarakat dapat membentuk Satgas atau kelompok sadar anti-narkoba di tingkat RT/RW untuk mengamati situasi lingkungan.Pelaporan: Jangan ragu melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran gelap narkoba kepada pihak yang berwajib. Dukungan Sosial: Merangkul mantan pecandu dan menghindari stigma negatif (diskriminasi) agar mereka memiliki motivasi untuk bangkit dan diterima kembali di lingkungan sosial.Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, panduan rehabilitasi, atau pelaporan, Anda dapat memanfaatkan layanan resmi dari pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional (BNN). Akses informasi dan bantuan terdekat melalui tautan Situs Resmi BNN.*****

Berita terkait

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Jakarta –Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp219,81 triliun untuk Tahun Anggaran 2027 guna memastikan pembangunan dan layanan infrastruktur dasar bagi masyarakat tetap berjalan optimal. Dari kebutuhan tersebut, pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah mencapai Rp98,47 triliun. “Anggaran Kementerian PU harus diwujudkan menjadi layanan kepada masyarakat

Nurana Diah Dhayanti
Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan madrasah. Rafif Adinata Ramadhan, murid MAN 1 Pekanbaru, resmi terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk mengikuti International Geography Olympiad (iGeo) 2026 yang akan digelar di Istanbul, Turki. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia karena menunjukkan kemampuan peserta didik madrasah bersaing

Polin
Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Jakarta-Spektroom:Kwarnas Gerakan Pramuka menerima kunjungan delegasi Word Organization of the Scout Movement (WOSM) organisasi kepanduan non-pemerintah global yang menaungi Gerakan Pramuka di seluruh dunia. Bermarkas di Jenewa, Swiss, dalam agenda courtesy call yang berlangsung d taman rekreasi wiladatika cibuburi Ruang Sudirman Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dan dukungan

Asmari, Anggoro AP
Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Pontianak - Spektroom : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat mulai memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di seluruh wilayah Kalbar. Langkah ini dilakukan menyusul masih ditemukan sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) membeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Pengawasan tersebut menjadi fokus

Apolonius Welly, Anggoro AP