Empat Mahasiswa Unsoed Jalani KKN Internasional Perdana di Hong Kong
Purwokerto–Spektroom: Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali memperluas kiprahnya di tingkat internasional melalui penyelenggaraan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Hong Kong.
Program yang berlangsung pada 2–27 Juli 2026 ini menjadi tonggak baru dalam pengabdian kepada masyarakat, dengan melibatkan empat mahasiswa yang akan mendampingi dan memberdayakan pekerja migran Indonesia di wilayah tersebut.
KKN Internasional ini merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed dengan Dompet Dhuafa Hong Kong.
Penandatanganan nota kerja sama dilakukan pada 3 Juli 2026 dan menandai Hong Kong sebagai negara tujuan terbaru KKN Internasional Unsoed setelah Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Ketua LPPM Unsoed, Prof. Dr. Elly Tugiyanti, mengatakan program tersebut merupakan wujud komitmen kampus dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat Indonesia, termasuk warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.
Menurutnya, KKN Internasional tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga membentuk kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta memperluas wawasan global melalui pengalaman lintas budaya.
"Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi warga Indonesia yang membutuhkan pendampingan, sekaligus meningkatkan kompetensi mereka dalam menghadapi tantangan di lingkungan internasional," ujarnya saat menyerahkan peserta KKN kepada Dompet Dhuafa Hong Kong.
General Manager Dompet Dhuafa Hong Kong, Fajar Shofari Nugraha, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa Unsoed akan memperkuat berbagai program pemberdayaan bagi pekerja migran Indonesia agar memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan kapasitas diri.
Dukungan juga datang dari Atase Kejaksaan Republik Indonesia di Hong Kong, Henry Yoseph Kindangen. Ia menilai KKN Internasional merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring kerja sama Unsoed di Hong Kong, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi setempat di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Empat mahasiswa yang mengikuti program tersebut yakni Faris Aryastya Hidayat, Fildza Sharfina Putri, Azahra Putri Suryandini, dan Ahmad Ramadhani. Selama menjalankan KKN, mereka didampingi Dosen Pembimbing Lapangan Prof. Dr. Sofa Marwah.
Melalui program ini, Unsoed berharap mahasiswa tidak hanya membawa nama baik almamater di tingkat internasional, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia di luar negeri sekaligus memperkuat jejaring kerja sama global perguruan tinggi.