Fakultas Ilmu Komputer Unimerz Makassar Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE dan KKNI

Reporter: M. Yahya Patta

Fakultas Ilmu Komputer Unimerz Makassar Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE dan KKNI

Spektroom - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Megarezky UNIMERZ Makassar menggelar Lokakarya Kurikulum bagi Program Studi S1 Ilmu Komputer dan S1 Sistem Informasi di Gedung E Meeting Room Universitas Megarezky. Kegiatan ini mengusung tema “Pemutakhiran Kurikulum Standar KKNI Berbasis Outcome-Based Education OBE dalam Rangka Pengembangan Program Studi Sistem Informasi dan Ilmu Komputer.”

Kegiatan yang berlangsung pada 5–6 November 2025 ini bertujuan untuk menyempurnakan kurikulum sesuai perkembangan teknologi, kebutuhan dunia industri, serta standar nasional dan internasional berbasis Outcome-Based Education OBE. Salah satu tujuan utama lokakarya ini adalah menciptakan alumni yang memiliki kompetensi dan kemampuan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga mampu bersaing di era transformasi digital yang semakin pesat.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Megarezky, Dr. IT. Ir. Supriadi, S.Kom., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembaruan kurikulum menjadi langkah penting dalam peningkatan mutu pendidikan dan relevansi pembelajaran.

“Kurikulum berbasis OBE dan KKNI menjadi pondasi penting untuk memastikan mahasiswa memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi digital. Kami berharap hasil lokakarya ini menjadi pedoman pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada capaian kompetensi,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Megarezky, Prof. Dr. H. Anwar Ramli, S.E., M.Si., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Lokakarya kurikulum ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan global dan tuntutan industri. Universitas Megarezky terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan karakter yang siap bersaing di dunia kerja,” tutur Rektor.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi industri yang berpengalaman dalam penyusunan kurikulum berbasis OBE. Peserta terdiri atas dosen, pengelola program studi, serta perwakilan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer UNIMERZ.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Komputer UNIMERZ menegaskan komitmennya untuk terus memperbarui sistem pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Diharapkan, hasil lokakarya ini dapat menghasilkan kurikulum yang unggul, aplikatif, serta mampu mencetak lulusan yang adaptif terhadap perubahan zaman

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс