FEB UNEJ Dorong Global Competence Mahasiswa Melalui Program ICTP 2025 di Malaysia

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di lingkungan internasional, tetapi juga mengembangkan soft skills penting seperti komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, dan etika global.

FEB UNEJ Dorong Global Competence Mahasiswa Melalui Program ICTP 2025 di Malaysia
Foto bersama jajaran pimpinan fakultas, koordinator program studi, dan tim International Center FEB UNEJ. (foto: humas unej)

Spektroom - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (FEB UNEJ) mengirimkan 18 mahasiswa terpilih untuk mengikuti International Credit Transfer Program (ICTP) 2025 di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. Ke-18 mahasiswa peserta program ICTP berasal dari empat program studi, yaitu Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Ekonomi Syariah.

Selama mengikuti kegiatan akademik di UniSZA, mereka akan mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan multikultural serta kesempatan membangun jejaring akademik di tingkat regional ASEAN.

Pelepasan mahasiswa sudah dilakukan rabu lalu (8/10/2025) di Ruang Drs. Moh. Hatta, FEB UNEJ, dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen pendamping, serta perwakilan orang tua mahasiswa, sedangkan keberangkatan mahasiswa ke Malaysia dijadwalkan pada pertengahan Oktober 2025 dan akan menempuh kegiatan akademik hingga Maret 2026.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNEJ, Prof. Dr. Isti Fadah, didampingi Wakil Dekan I, Prof. Dr. Novi Puspitasari, menyampaikan bahwa pelaksanaan ICTP 2025 merupakan bukti nyata komitmen fakultas dalam menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan dinamika global.

“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di lingkungan internasional, tetapi juga mengembangkan soft skills penting seperti komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, dan etika global. FEB UNEJ akan terus mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan internasional serupa,” ujar Prof. Isti Fadah, dilansir dari laman unej.ac.id, Senin (13/10/2025).

Para mahasiswa yang mendapatkan kesempatan mengikuti program ICTP di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. (foto: humas unej)

Program ICTP menjadi bagian penting dari strategi FEB UNEJ dalam mewujudkan visinya sebagai fakultas yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berwawasan lingkungan serta berdaya saing global berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Melalui program ini, mahasiswa akan menjalani proses pembelajaran lintas negara selama satu semester dengan sistem pengakuan kredit yang diakui secara resmi oleh Universitas Jember dan UniSZA.

Salah satu mahasiswa peserta menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam ICTP menjadi momentum berharga untuk memperluas wawasan akademik sekaligus memperkenalkan budaya akademik Indonesia di kancah internasional.

“Kami bersyukur atas kesempatan ini dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik, membawa semangat FEB UNEJ, serta menjaga nama baik Indonesia selama menjalani studi di Malaysia,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, FEB UNEJ menegaskan perannya sebagai institusi yang berorientasi global dan berkomitmen menyiapkan lulusan berdaya saing tinggi, berkarakter, serta siap berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan internasional. (Yul)

Berita terkait

Pramono Ajak Partai Politik Kedepankan Kepentingan Warga dalam Pembangunan Jakarta

Pramono Ajak Partai Politik Kedepankan Kepentingan Warga dalam Pembangunan Jakarta

Jakarta – Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak seluruh partai politik untuk menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap langkah dan kebijakan. Menurutnya, pembangunan ibu kota hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh elemen politik bersinergi tanpa mengedepankan kepentingan pribadi maupun kelompok. Pesan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri pelantikan pengurus

Irvan Idris Saleh
Karolin Dorong Pertanian Modern dari Musda HKTI Kalbar: Petani Harus Naik Kelas Jadi Pengusaha

Karolin Dorong Pertanian Modern dari Musda HKTI Kalbar: Petani Harus Naik Kelas Jadi Pengusaha

Landak,Spektroom – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan pentingnya transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berdaya saing. Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (27/06/2026)

Apolonius Welly
Menuju Vonis Nadiem Makarim: Laksamana Sukardi Ingatkan Kredibilitas Sistem Hukum Taruhannya

Menuju Vonis Nadiem Makarim: Laksamana Sukardi Ingatkan Kredibilitas Sistem Hukum Taruhannya

Jakarta – Spektroom: Menjelang putusan pengadilan dalam perkara korupsi pengadaan Chromebook yang melibatkan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, perhatian publik dinilai tidak lagi hanya tertuju pada nasib terdakwa. Lebih dari itu, vonis tersebut menjadi pertaruhan kredibilitas sistem hukum Indonesia di mata investor dan dunia internasional. Pandangan tersebut disampaikan oleh mantan Menteri BUMN,

Wismo Basuki
Kawal Akuntabilitas, DPRD Kota Ambon Evaluasi Menyeluruh APBD 2025

Kawal Akuntabilitas, DPRD Kota Ambon Evaluasi Menyeluruh APBD 2025

Ambon-Spektroom: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon berkomitmen mengkaji secara komprehensif Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Pembahasan akan difokuskan pada efektivitas anggaran, kualitas pelayanan, dan dampak nyata pembangunan bagi masyarakat Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar, saat memimpin Rapat

Eva Moenandar