FKG UNP Hadir, Empat Kabupaten/Kota Tandatangani PKS

FKG UNP Hadir, Empat Kabupaten/Kota Tandatangani PKS
PKS UNP dengan empat Kabupaten/Kota di Sumatra Barat di Hall UNP Bukittinggi. (Foto: Dok.JA)

Spektroom - Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat pengembangan pendidikan kesehatan dengan mempersiapkan pembukaan Program Studi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).

Dalam rangka itu, UNP menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) serta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan rumah sakit utama dan jejaring Program Studi Kedokteran Gigi di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Lantai 2 Fakultas Kedokteran UNP berada di Jalan Perwira Belakang Balok, Kota Bukittinggi, dan melibatkan rumah sakit jejaring yang berada di Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Padang Pariaman beelangsung Senin, (19/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNP Krismadinata, Ph.D, Dekan Fakultas Kedokteran UNP dr. Rika Susanti,Sp.FM(K), Wali Kota Payakumbuh DR. dr. Zulmaeta,Sp.OG-KFM, Kabid SDM Dinas Kesehatan Sumbar Syaiful Jamal,SKM.M.Si, serta jajaran pimpinan rumah sakit, organisasi profesi, dan kepala Puskesmas.

Dalam sambutannya, Rektor UNP Krismadinata,Ph.D menyampaikan bahwa pengembangan pendidikan kedokteran harus dilakukan secara kolaboratif dan tidak bisa berjalan sendiri.

“Ini adalah langkah luar biasa untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Kita membangun komitmen bersama dan bersinergi agar semua pihak bisa maju,” ujar Rektor.

Sementara itu, Dekan FKG UGM Prof. drg. Suryono,SH,MM,Ph.D mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom sekaligus menyampaikan sosialisasi pendirian serta pengembangan Kurikulum Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran UNP.

Kita sebagai penyelenggara pendidikan membantu masyarakat tampa meninggalkan idelisme dan apa menjadi persoalan SDM Kedokteran Gigi oleh Kemenkes RI bisa disikapi bahwa keberadaan FKG tidak ada sebagai kompetitor namun harus bisa berkolaborasi.

Bahwa pendirian FKG UNP bukan untuk menjadi kompetitor, melainkan mitra kolaboratif dalam menjawab persoalan sumber daya manusia kedokteran gigi di Indonesia.

Senada dengan itu, Wali Kota Payakumbuh DR. dr. Zulmaeta, Sp.OG-KFM mengapresiasi langkah UNP dalam mengembangkan pendidikan kedokteran.

Ia menilai keberadaan rumah sakit jejaring di daerah sangat krusial dalam mendukung pendidikan klinik mahasiswa.

“Pengembangan pendidikan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi kualitas. Kampus harus menjadi pusat riset dan dosen harus mampu melampaui mahasiswanya,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Sumatera Barat membutuhkan sekitar 213 dokter gigi, sementara ketersediaan saat ini baru mencapai 0,13 persen, sehingga kehadiran FKG UNP menjadi sangat strategis.

Saat ini, UNP memiliki 10 fakultas dan 2 sekolah vokasi dengan jumlah mahasiswa sekitar 54 ribu orang yang tersebar di 154 program studi, termasuk di Fakultas Kedokteran juga memiliki 10 Kampus tersebar di Sumbar di luar Kampus Utama UNP di Padang

Selain Program Studi Kedokteran Umum dan Kedokteran Hewan, UNP juga merencanakan pembukaan Kedokteran Gigi dan Program Studi Keperawatan pada tahun 2026 ini (Rita Yondriadi)

Berita terkait

Tanamkan Nilai Kejujuran dan Taat Aturan, Kejaksaan Negeri Sawahlunto Hadir Edukasi Hukum di TK Muaro Kalaban

Tanamkan Nilai Kejujuran dan Taat Aturan, Kejaksaan Negeri Sawahlunto Hadir Edukasi Hukum di TK Muaro Kalaban

Spektroom - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sawahlunto terus memperkuat peran edukatifnya melalui program penyuluhan hukum bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di lingkungan pendidikan usia dini, tepatnya di TK Pertiwi III Muaro Kalaban, Kamis (12/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kasubsi II Bidang Intelijen Kejari Sawahlunto, Laras Iga Mawarni, S.H.

Riswan Idris, Rafles