Trending

Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara
Ilustrasi Gelombang Tinggi (BMKG)

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 11 - 14 Agustus 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Justia P. D. Galensong dalam releasenya Senin (10/8/2026) mengatakan, wilayah Indonesia Utara ekuator umumnya bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 9 - 26 knot. Sedangkan Wilayah Indonesia bagian Selatan Indonesia dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6 - 28 knot, kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Banda, Samudera Pasifik Utara Maluku dan Laut Arafuru.

"Rata-rata tinggi gelombang di perairan Maluku Utara mencapai 1,25 - 2,5 meter," ujar Justia. Tinggi gelombang tersebut berpeluang terjadi di perairan Barat Laut Morotai, Timur Laut Morotai, Tenggara Morotai, Kepulauan Loloda, Halmahera Barat, Timur Kepulauan Halmahera, Perairan Ternate, dan perairan Kepulauan Batang Dua.

Selain itu perairan Gebe, Barat Kayoa, Barat Laut Obi, Barat Daya Obi, Utara Mangoli, Timur Sanana, Utara Taliabu dan perairan Selatan Taliabu.

Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Kepada para nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut juga nelayan diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.

Perusahaan Pelayaran juga masyarakat hendaknya selalu memperoleh informasi dari BMKG serta instansi berwenang tentang kondisi cuaca dan tinggi gelombang.

Berita terkait

Pemkab Sleman Luncurkan Venue Sleman, Pembayaran Retribusi Fasilitas Publik Kini Digital

Pemkab Sleman Luncurkan Venue Sleman, Pembayaran Retribusi Fasilitas Publik Kini Digital

Sleman-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Sleman mulai memperluas digitalisasi layanan publik melalui aplikasi Venue Sleman. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat mengecek ketersediaan fasilitas olahraga dan rekreasi, melakukan pemesanan, hingga membayar retribusi secara non-tunai tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, melalui kick-

Fatmawaty, Bian Pamungkas