Forum Konsultasi Publik Dinsos Depok Bangun Pelayanan Sosial Lebih Dekat dengan Warga

Forum Konsultasi Publik Dinsos Depok Bangun Pelayanan Sosial Lebih Dekat dengan Warga
Kadinsos Kota Depok Utang Wardaya Ketika menyampaikan paparannya di Ruang Rapat Dinas Sosial Kota Depok Rabu (29/07/2026).(foto Dokumentasi Dinsos)

Depok - Spektroom: Pelayanan sosial yang baik tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah mendengar kebutuhan masyarakat. Semangat itulah yang menjadi dasar penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok di Ruang Rapat Dinsos, Rabu (29/7/2026).

Forum mempertemukan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, perwakilan pengguna layanan, tim kerja bidang sosial, hingga para pemangku kepentingan yang selama ini mendukung pelaksanaan program-program kesejahteraan sosial di Kota Depok.

Kepala Dinas Sosial Kota Depok Utang Wardaya, Forum Menjadi Penting untuk Mengkaji Kebijakan Pemerintah Daerah.(foto Dokumentasi Dinsose)

Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya mengatakan forum ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang dialog untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum tersebut, Dinsos ingin memastikan setiap layanan sosial terus berkembang sesuai kebutuhan warga.

"Forum ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana pelayanan yang kami berikan. Apabila ada masukan, saran, maupun persoalan yang terjadi di lapangan, semuanya ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan standar operasional prosedur yang berlaku," ujarnya.

Dalam diskusi yang berlangsung, sejumlah isu strategis menjadi perhatian bersama. Salah satunya mengenai pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang masih menjadi kebutuhan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik.

Pembahasan juga mengarah pada implementasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis pendataan penerima bantuan sosial agar lebih akurat dan tepat sasaran. Ketepatan data dinilai menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan kesejahteraan masyarakat.

Peserta forum turut membahas program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu serta pengembangan Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI), sebuah program yang memberikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi dan keterampilan mereka.

Dinsos Kota Depok juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui keterbukaan informasi dan komunikasi yang lebih intensif dengan masyarakat. Masukan dari warga diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan layanan di masa mendatang.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Dinsos berharap informasi mengenai berbagai program sosial dapat diterima masyarakat secara utuh. Dengan pemahaman yang baik terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku, masyarakat diharapkan dapat memperoleh hak pelayanan sosial secara lebih mudah, transparan, dan tepat sasaran. (wismo).

Berita terkait

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp136 juta kepada kelompok masyarakat rentan di Kota Sawahlunto. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Kamis (30/7/26) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sawahlunto Rovanly Abdams, mewakili Wali Kota Sawahlunto. Program ATENSI

Riswan Idris, Rafles