FTPMN 2025 Resmi Dibuka di UNESA : Api Seni Menyala, Tradisi dan Kreativitas Berpadu dalam Satu Panggung.

FTPMN 2025 Resmi Dibuka di UNESA : Api Seni Menyala, Tradisi dan Kreativitas Berpadu dalam Satu Panggung.
Festival teater pelajar dan mahasiswa Nasional ( FT PMN) 2025. Foto / Humas Unesa

Spektroom - Gemuruh tepuk tangan menggema di Graha Sawunggaling Universitas Negeri Surabaya ( UNESA ) saat Festival Teater Pelajar dan Mahasiswa Nasional ( FTPMN ) 2025 resmi dibuka.

Acara yang diselenggarakan oleh Teater Sendratasik Program Studi S1 Pendidikan Sendratasik FBS UNESA ini berlangsung megah dan penuh semangat dengan dukungan Bakti Budaya Djarum Foundation dan Pusat Unggulan Ipteks Seni dan Budaya ( PUI SB ) UNESA.

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Sholeh, M.Pd., selaku Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNESA, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi Teater Sendratasik dalam menyelenggarakan festival tingkat nasional yang tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai pendidikan karakter dan kebudayaan.

“FTPMN 2025 bukan sekadar ajang Kompetisi Teater, melainkan ruang tumbuhnya semangat kolaborasi , Empati , dan Kreativitas lintas Generasi.

Melalui kegiatan ini, UNESA menunjukkan komitmennya untuk terus menguatkan peran Mahasiswa dalam membangun peradaban Seni Indonesia yang berdaya saing dan beridentitas,” ujar Dr. Sholeh dalam sambutannya.

Sementara itu, Syaiful Qadar Basri, S.Pd., M.Hum., selaku Pembina Teater Sendratasik FBS UNESA, menegaskan bahwa FTPMN 2025 adalah wujud nyata dari dedikasi para Pelajar dan Mahasiswa yang menjadikan Seni Teater sebagai jalan perjuangan dan refleksi kehidupan.

“Kami ingin FTPMN menjadi rumah bagi para pelaku Seni Muda yang berani berekspresi dan mengobarkan semangat kemanusiaan.

Tahun ini kami mengusung semangat ‘Tradisi dengan tajuk “Kalangwan Tumuwuh saking Warisaning Kabudayan Ingkang Linuwih” atau Kreativitas Tumbuh dari Warisan Budaya yang Luhur, tutur Syaiful Qadar Basri dengan penuh semangat.

Acara pembukaan dimeriahkan oleh penampilan spektakuler Reog Laskar Sawunggaling, yang memadukan kekuatan tradisi dengan Elemen Teatrikal Modern, menciptakan suasana Magis di tengah gemerlap cahaya dan Irama Gamelan.


FTPMN 2025 akan berlangsung dari tanggal 3 hingga 8 November 2025, dengan rangkaian Kompetisi Pantomime ( 3 November ) untuk jenjang SD / MI hingga SMP / MTs, Monolog ( 3 – 4 November ) untuk mahasiswa D3 / S1 , dan Teater (5 – 7 November) untuk jenjang SMA / SMK /MA Sederajat. Puncaknya, Malam Penutupan dan Penghargaan akan digelar pada 8 November 2025 pukul 18.30 WIB di tempat yang sama.

Dengan dukungan penuh dari Bakti Budaya Djarum Foundation dan PUI Seni dan Budaya UNESA, Festival ini diharapkan mampu memperluas jaringan apresiasi dan kreativitas teater pelajar serta mahasiswa di seluruh Indonesia.

Tiket pertunjukan dibuka untuk umum dengan harga OTS hanya Rp15.000, mengajak masyarakat untuk turut merasakan nyala api seni yang terus menyala di Kampus Budaya UNESA. ( Agus Suyono / Humas Unesa)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс