Fun Walk 3K, Saat Langkah Sehat Bertemu Edukasi JKN

Fun Walk 3K, Saat Langkah Sehat Bertemu Edukasi JKN
Ribuan peserta antusias mengikuti Fun Walk 3K Kolaborasi Pentahelix Jaminan Sosial bersama Unsur Masyarakat. (Foto: IIS/Spektroom).

Jakarta - Spektroom : Minggu pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Kuningan, Jakarta Selatan, terasa berbeda. Di antara warga yang berlari, bersepeda, dan berjalan santai, sejumlah peserta melangkahkan kaki bersama dalam Fun Walk 3K Kolaborasi Pentahelix Jaminan Sosial bersama Unsur Masyarakat, Minggu (27/9/2026).

Bukan sekadar berjalan menempuh jarak tiga kilometer, kegiatan yang digelar BPJS Kesehatan itu membawa pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan sebelum penyakit datang. Di tengah aktivitas olahraga, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengatakan Fun Walk menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.

“Ini merupakan agenda BPJS Kesehatan dalam rangka promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan kita bersama. Kesehatan itu mahal, sehingga pola hidup sehat perlu dibangun sejak dini, mulai dari pola makan hingga aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Bagi BPJS Kesehatan, menjaga kesehatan tidak dapat dilakukan sendirian. Karena itu, kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, Karang Taruna, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi diperlukan agar pesan tentang kesehatan dan keberlanjutan JKN tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi kesadaran yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Kami ingin semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mengajak berbagai unsur untuk bersama-sama mendukung penguatan JKN dan menjaga kesehatan masyarakat,” katanya.

Pesan serupa disampaikan Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim. Menurutnya, kesehatan merupakan tanggung jawab bersama sehingga tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah maupun lembaga kesehatan.

“Kesehatan bukan hanya urusan pemerintah atau BPJS Kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Jangan sampai hanya pemerintahnya yang sehat, tetapi masyarakatnya tidak,” ujarnya.

Ali, mengingatkan, keberadaan jaminan kesehatan juga harus berjalan beriringan dengan kesadaran untuk mencegah penyakit. Jaminan kesehatan, kata dia, bukan alasan bagi masyarakat untuk mengabaikan pola hidup sehat.

“Jangan sampai adanya jaminan membuat kita terlena. Konsepnya adalah kita sama-sama menjaga kesehatan,” ujarnya.

Di lokasi kegiatan, peserta juga memperoleh informasi mengenai Skrining Riwayat Kesehatan untuk mengenali faktor risiko penyakit sejak dini. BPJS Kesehatan turut mengenalkan berbagai kanal layanan, mulai dari PANDAWA, Care Center 165, hingga fitur pada aplikasi Mobile JKN.

Bagi Ayudia, salah satu peserta, Fun Walk memberikan pengalaman lebih dari sekadar olahraga. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kepesertaan JKN milik ibunya.

“Tadi awalnya saya cuma mau ikut Fun Walk saja, ternyata ada Mobil BPJS Keliling juga. Jadi sekalian saya tanya tentang proses perubahan data peserta milik ibu saya,” tuturnya.

Ia pun mendapat arahan menggunakan Mobile JKN untuk memindahkan fasilitas kesehatan ibunya dari Bogor ke Jakarta.
Langkah kaki pagi itu akhirnya membawa dua manfaat sekaligus, tubuh yang lebih aktif dan pengetahuan yang lebih baik tentang layanan kesehatan.

Dari jalanan CFD Kuningan, pesan sederhana pun mengemuka: menjaga kesehatan dimulai dari diri sendiri, sementara perlindungan JKN menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi risiko kesehatan.

Berita terkait

MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana Dengan Tema Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua

MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana Dengan Tema Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua

Banjarmasin-Spektroom : Menghadirkan sejumlah narasumber yang mengerti permasalahan lingkungan, MUI Kalsel, Bidang Kerukunan Umat Beragama, menggelar dialog lingkungan di sebuah restoran, Sabtu, 26 September 2026. Tema yang diangkat, “Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua”, menghadirkan Raden Rafiq Sepdian (Ditektur Walhi Kalsel); Anang Suriani (Tokoh Adat Dayak Pitap); M. Syaripuddin (Anggota DPRD

Junaidi, Anggoro AP
Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Kemenag Perkuat Fungsi Sosial dan Ekonomi

Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Kemenag Perkuat Fungsi Sosial dan Ekonomi

Jakarta — Spektroom: Masjid diharapkan tidak berhenti sebagai ruang ibadah, tetapi tumbuh menjadi pusat pemberdayaan yang menyentuh langsung kehidupan jamaah. Fungsi itu mencakup penguatan ekonomi, kepedulian lingkungan, hingga penyediaan layanan yang ramah bagi anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad mengatakan, pemberdayaan rumah ibadah

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Gubernur Lampung Badminton Open 2026 Diikuti 665 Pebulutangkis, Tersebar  di Katagori   Jenjang Pendidikan & Veteran

Gubernur Lampung Badminton Open 2026 Diikuti 665 Pebulutangkis, Tersebar di Katagori Jenjang Pendidikan & Veteran

Lampung Selatan - Spektroom: Gubernur Lampung Badminton Open 2026 menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya bulu tangkis, sekaligus menjaring dan membina bibit-bibit atlet potensial daerah. Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal pada Opening Ceremony Gubernur Lampung Badminton Open 2026, di

Anggoro AP