Gantikan Almarhum Ayah, Siswi SMP asal Pulang Pisau Jadi Jemaah Haji Termuda Kalteng 2026

Siswi SMP Swasta Islam Terpadu (IT) Babussalam tersebut mengaku tidak menyangka mendapat kesempatan berhaji di usia yang masih belia. Kehadirannya di tengah ribuan jemaah dewasa pun menjadi perhatian tersendiri.

Gantikan Almarhum Ayah, Siswi SMP asal Pulang Pisau Jadi Jemaah Haji Termuda Kalteng 2026
Ketua kloter BDJ 6 H Khaerul Abidin bersama jemaah haji termuda saat penyerahan kartu Nusuk oleh Syarikah Al Bait Guest di Hotel Diyar Taibah Madinah. (Foto: Polin/Istimewa)

Makkah-Spektroom : Musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi diwarnai kisah mengharukan dari Kalimantan Tengah. Rabiatul Adawiyah (14), siswi asal Kabupaten Pulang Pisau, tercatat sebagai jemaah haji termuda asal Bumi Tambun Bungai pada penyelenggaraan haji tahun ini.

Remaja yang masih duduk di bangku SMP itu tergabung dalam Kloter BDJ 6, Rombongan 5 Regu 19. Keberangkatannya ke Tanah Suci menjadi bentuk bakti seorang anak yang menggantikan almarhum ayahnya, Abdul Azis, melalui proses pelimpahan nomor porsi setelah sang ayah wafat pada 4 Februari 2021.

“Perasaannya tentu sangat senang bisa berangkat tahun ini,” ujar Rabiatul saat ditemui di sela persiapan keberangkatan di Makkah.

Siswi SMP Swasta Islam Terpadu (IT) Babussalam tersebut mengaku tidak menyangka mendapat kesempatan berhaji di usia yang masih belia. Kehadirannya di tengah ribuan jemaah dewasa pun menjadi perhatian tersendiri.

Rabiatul menuturkan, keberangkatannya mendapat dukungan penuh dari lingkungan sekolah dan teman-temannya. Banyak sahabatnya menitipkan doa agar dipanjatkan di depan Ka’bah.

Dalam menjalankan ibadah haji, ia didampingi sang ibunda. Rabiatul berharap perjalanan spiritual ini menjadi titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT.

“Harapannya semoga bisa menjadi pribadi yang lebih salihah dan membanggakan orang tua. Semoga teman-teman yang lain juga nanti bisa menyusul berziarah ke makam Nabi Muhammad dan ke Makkah,” tuturnya.

Visitasi Petugas Kesehatan kloter BDJBEJ 6 dr Yan Aditya saat melayani kesehatan jemaah haji. (Foto: Polin/Istimewa)

Sementara itu, Ketua Kloter BDJ 6 H Khaerul Abidin saat dikonfirmasi Spektroom dari Palangka Raya Selasa, (19/05/2026) menyampaikan, secara umum kondisi kesehatan jemaah dalam kloter tersebut cukup baik menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji.

Ia mengatakan, petugas kesehatan terus melakukan pemantauan intensif, visitasi setiap hari, terutama terhadap jemaah lanjut usia dan jemaah dengan risiko tinggi agar tetap dalam kondisi prima selama berada di Tanah Suci.

“Alhamdulillah kondisi jemaah Kloter BDJ 6 sampai saat ini relatif sehat dan stabil. Tim kesehatan melakukan visitasi tiap hari, terutama layanan kesehatan untuk lansia dan resiko tinggi, juga terus mengingatkan jemaah untuk menjaga pola istirahat, konsumsi air putih, dan menghindari kelelahan berlebih jelang puncak haji,” ungkapnya.

Voice ; ungkapan Khaerul Abidin

audio-thumbnail
Gantikan Almarhum Ayah
0:00
/44.930625

Sebelum pemberangkatan jemaah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah, Hasan Basri, memberikan apresiasi atas semangat jemaah muda Rabiatul. Menurutnya, keberangkatan Rabiatul menjadi pesan kuat bahwa semangat beribadah dan berbakti kepada orang tua dapat tumbuh sejak usia dini.

“Keberangkatannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk menanamkan niat ibadah dan kecintaan kepada Tanah Suci sejak muda,” ujarnya.

Di tengah jutaan umat Muslim yang memadati Tanah Haram, langkah kaki Rabiatul menjadi pengingat bahwa panggilan haji tidak mengenal usia. Dari Pulang Pisau Kalteng Indonesia menuju Makkah, ia membawa doanya dan doa dari sekolahnya, harapan, dan wujud tumpahan rasa cinta seorang anak untuk orang tuanya. (Polin-Wawa)

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс