Gaungkan Edukasi Anti Bulying Untuk Jaga Generasi Muda Menuju Generasi Emas

Gaungkan Edukasi Anti Bulying Untuk Jaga Generasi Muda Menuju Generasi Emas
Peserta antusias mengikuti edukasi anti Bulying

Spektroom – Dalam upaya mendukung pendidikan yang sehat dan membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, PT TIMAH Tbk menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Anti Bullying di SMPN 2 Kundur Utara dan SMPN 4 Satu Atap Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Selasa, (11 November 2025.).

Sosialisasi dan Edukasi Anti Bullying ini merupakan bagian dari rangkaian memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 yang dilaksanakan PT TIMAH Tbk bersama ratusan pelajar di dua sekolah.

Melalui kegiatan bertajuk “Sosialisasi dan Edukasi Semangat Pemuda, Edukasi Anti Bullying, dan Workshop Kreativitas Macrame”, PT TIMAH Tbk ingin menanamkan semangat positif di kalangan pelajar, mengajak mereka memahami pentingnya lingkungan sosial yang aman, serta mengembangkan potensi kreatif melalui kegiatan produktif.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa dan guru. Mereka terlibat aktif dalam berbagai sesi interaktif seperti pengenalan profil perusahaan, edukasi tentang bahaya bullying, permainan edukatif, hingga workshop pembuatan kerajinan macrame yang melatih kreativitas.

Melalui sesi sosialisasi anti bullying, PT TIMAH Tbk menekankan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang ramah, menghargai perbedaan, dan bebas dari kekerasan. Edukasi ini diharapkan dapat membuka wawasan para pelajar agar lebih peka terhadap perilaku perundungan dan berani bersuara jika mengalaminya.

Kepala Sekolah SMPN 4 Satu Atap Tebing, Dila Agustini, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian PT TIMAH Tbk terhadap dunia pendidikan, terutama bagi sekolah di wilayah terpencil.

“Anak-anak mendapatkan banyak pelajaran berharga, terutama tentang pentingnya menghargai sesama dan menjauhi perilaku bullying. Ini kegiatan yang sangat positif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Kundur Utara, Nurrifda, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini sangat relevan dengan kondisi pelajar saat ini.

“Bullying bisa terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah. Edukasi seperti ini penting agar siswa memahami dampaknya dan bisa saling menghormati,” katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT TIMAH Tbk di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Perusahaan secara konsisten melaksanakan berbagai program pembinaan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing guna mewujudkan Generasi EMAS 2045. (Muslim Piliang)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс