Gerbang Milad 30 Tahun, MIN 3 Palangka Raya Luncurkan Gerakan Infak Tanah

Gerbang Milad 30 Tahun, MIN 3 Palangka Raya Luncurkan Gerakan Infak Tanah
Para undangan dan peserta jalan sehat sangat antusias (dokhumas MIN3)

Spektroom - Puncak Milad ke-30 MIN 3 Kota Palangka Raya pada Minggu, 23 November 2025 berlangsung meriah. Ratusan peserta didik, orang tua, alumni, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan memenuhi halaman madrasah mengikuti jalan sehat yang menjadi inti syukuran tiga dekade MIN 3.

Dalam sambutannya, Kepala MIN 3 H. Rahmani menekankan rasa terima kasih kepada orang tua, Komite madrasah, sponsor, serta mitra BSI yang telah menopang pelaksanaan milad tahun ini. Ia menegaskan bahwa memasuki usia 30 tahun, madrasah tak ingin stagnan.

“Milad ke-30 ini menjadi gerbang dimulainya Gerakan Infak Tanah untuk pengembangan madrasah. Semoga langkah ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Rahmani juga menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi tahun penting karena MIN 3 Palangka Raya menargetkan pembelian tanah sebagai langkah strategis memperluas wilayah dan sarana prasarana.

Karena itu, Milad ke-30 dijadikan momentum peluncuran resmi Gerakan Infak Tanah yang dilaunching langsung oleh Kepala Kemenag Kota.

Usai melepas peserta jalan sehat, Kepala Kemenag Kota H. Muhiddin Arifin memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif besar tersebut. Ia menekankan bahwa gerakan infak harus digarap serius dengan tata kelola yang bersih.

“Yang terpenting adalah transparansi dan pelaporan yang baik kepada para dermawan. InsyaAllah saya akan terus mendukung,” tegasnya.

Kepala Kemenag Kota H. Muhiddin Arifin memberikan apresiasi tinggi dan momen peluncurkan dengan tembak barcode BSI (dokhumas MIN3)

Momen peluncuran oleh Kepala Kemenag Kota H. Muhiddin Arifin ditandai dengan “tembak barcode BSI” oleh Kepala Kemenag Kota bersama para pejabat lainnya. Riuh tepuk tangan dan rasa haru menyambut prosesi itu.

Untuk menambah kemeriahan, Kepala Kemenag Kota juga mencabut dua kupon doorprize berhadiah sepeda anak dan mesin cucicuci dan sebagainya hasil sumbangan guru serta tenaga kependidikan MIN 3. Suasana makin cair, tawa dan antusiasme mengalir dari seluruh peserta ketika nomor doorprize disebutkan.

Pemenang lomba futsal antar kelas (dokhumas MIN3)

Acara ditutup dalam suasana hangat. Kebersamaan warga madrasah, dukungan para tokoh, serta komitmen kuat pada Gerakan Infak Tanah menjadi penanda bahwa MIN 3 siap melangkah ke babak baru tumbuh bersama dalam iman, ilmu, dan amal.

(Polin - Malikul Rahman)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс