GOW Agam Terjun Langsung Salurkan Bantuan ke Lokasi Terdampak Banjir Bandang

GOW Agam Terjun Langsung Salurkan Bantuan ke Lokasi Terdampak Banjir Bandang
(Foto: Kominfo Agam)

Spektroom - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Agam turun langsung ke tengah masyarakat terdampak banjir bandang di Nagari Tigo Koto Silungkang, termasuk Jorong Gumarang II, pada Sabtu (6/12). Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua GOW, Ny. Maya Muhammad Iqbal.

Dalam kunjungan tersebut, GOW menyambangi empat keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana. Selain memberikan dukungan moral, rombongan turut menyampaikan belasungkawa secara langsung di rumah para keluarga duka.

“Kami hadir untuk menyampaikan rasa duka yang mendalam, sekaligus memastikan para keluarga korban mendapatkan perhatian dan bantuan yang mereka butuhkan,” ujar Ny. Maya Muhammad Iqbal.

Di lapangan, GOW menyalurkan berbagai kebutuhan pokok kepada masyarakat, mulai dari beras, telur, mie, sembako, perlengkapan bayi, susu bayi, dan kebutuhan mendesak lainnya.

Menurut Ny. Maya, kehadiran GOW merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang tengah mengalami masa sulit.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Insya Allah, GOW akan terus hadir membantu semampu kita, terutama bagi ibu dan anak yang paling rentan dalam situasi ini,” ungkapnya.

Selain menyerahkan bantuan, GOW juga berinteraksi langsung dengan warga untuk mendengarkan kondisi serta kebutuhan mereka pascabencana.

Dengan langkah cepat, solidaritas, dan kepedulian berbagai pihak, diharapkan proses pemulihan bagi masyarakat terdampak dapat berlangsung lebih baik dan lebih cepat. (RRE/Rel)

Berita terkait

Karhutla Sungai Malaya Masih Berasap, BPBD Kalbar Kerahkan Operasi Terpadu hingga Malam

Karhutla Sungai Malaya Masih Berasap, BPBD Kalbar Kerahkan Operasi Terpadu hingga Malam

Spektroom – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat, masih menunjukkan kondisi rawan. Hingga (31/01/2026) malam, lahan yang terbakar dilaporkan masih berasap meski upaya pemadaman dan pemblokiran terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Koordinator Pusat Pengendalian Operasi

Apolonius welly, Rafles