Gubernur Kepri meninjau progres awal pembangunan revitalisasi RSUD Raja Ahmad Tabib.

Gubernur Kepri meninjau progres awal pembangunan revitalisasi RSUD Raja Ahmad Tabib.
Gubernur Kepri Ansar Ahamad meninjau RSUD RAT di dampingi jAjaran manajemen (Foto Diskominfo)

Kepri – Spektroom : Gubernur Kepulauan Riau(Kepri) Ansar Ahmad di dampingi Direktur Utama Bambang Utuyo meninjau progras awal pembangunan revitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Raja Ahmad Tabib(RAT) Tanjungpinang.

Penijauan tersebut juga diikuti Tim Survei Komite Akrditasi Rumah Sakit, jajaran manajemen, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri dan intansi terkait, Selasa(8/9/2026).

Pada Kesempatan tersebut Gubernur Ansar menegaskan peningkatan kualitas RSUD RAT tidak hanya dilakukan melalui aspek pelayanan, tetapi juga melalui pembenahan infrastruktur.

Ia menilai revitalisasi menjadi kebutuhan penting mengingat semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Gubernur juga meminta manajemen RSUD RAT melakukan pengawasan secara ketat terhadap pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung.

Menurutnya, investasi pemerintah yang besar harus memberikan hasil yang maksimal dan benar-benar berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Saya tadi minta supaya pihak rumah sakit betul-betul mengawasi kontraktor yang bekerja di sini dan laporkan apa-apa supaya mereka bekerja maksimal. Uangnya tidak kecil, tidak sedikit, hasilnya mesti maksimal,” ujarnya.

Selain revitalisasi gedung, Pemerintah Provinsi Kepri juga tengah mempersiapkan penambahan lahan parkir di bagian belakang rumah sakit. Gubernur menyebutkan, lahan seluas sekitar satu hektare tersebut akan segera diproses untuk pengadaan atau pembebasannya.

“Tambahan lahan parkir di belakang, hanya satu hektare, akan segera kita ganti rugi nanti. Nilainya nanti kita tunggu,” katanya.

Gubernur Ansar berharap berbagai pembangunan dan pembenahan yang dilakukan dapat mengubah wajah serta kualitas pelayanan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepri tersebut secara signifikan.

“Mudah-mudahan di akhir tahun depan, semua rumah sakit kita sudah berubah,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti meningkatnya jumlah pasien yang mendapatkan pelayanan di RSUD RAT. Peningkatan kunjungan pasien perlu dilihat dari dua perspektif, apakah menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit provinsi atau justru mencerminkan meningkatnya angka masyarakat yang sakit.

“Kalau pasien semakin banyak, apakah itu tanda-tanda kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit provinsi lebih baik, atau memang orang yang sakit lebih banyak sekarang. Dua itu treatment-nya mesti berbeda,”jelasnya.

Jika peningkatan jumlah pasien disebabkan oleh semakin tingginya angka kesakitan masyarakat, lanjut Gubernur, maka pemerintah harus memperkuat program promotif dan preventif melalui promosi kesehatan.

“Kalau semakin banyak orang sakit, berarti program promosi kesehatan yang kita galakkan harus ditingkatkan lagi,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kepri juga terus mempersiapkan kebutuhan tenaga kesehatan melalui program peningkatan kompetensi dan pendidikan dokter. Gubernur menyebutkan, para dokter yang saat ini sedang menempuh pendidikan diharapkan dapat kembali dan memperkuat kebutuhan tenaga medis di Kepri dalam beberapa tahun mendatang.

“Dokter-dokter yang kita sekolahkan nanti empat tahun lagi sudah kembali. Semua dokter yang kita butuhkan, baik spesialis maupun subspesialis, mudah-mudahan tersedia cukup nanti,” ujarnya.

Selain meninjau progres awal pembangunan revitalisasi rumah sakit serta juga meninjau rencana pembangunan gedung poliklinik baru RSUD RAT Kepri.

Berita terkait

Bapemperda DPRD Lampung Ajukan 12 Raperda Prakarsa DPRD, Perkuat Regulasi Daerah

Bapemperda DPRD Lampung Ajukan 12 Raperda Prakarsa DPRD, Perkuat Regulasi Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Lampung mengajukan 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa DPRD Provinsi Lampung dalam perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 tengah disiapkan untuk memperkuat regulasi daerah sekaligus menjawab berbagai kebutuhan masyarakat dan pembangunan Lampung. Ke-12 Raperda tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna

Anggoro AP
Perempuan Kuasai 70 Persen UMKM Kalbar, IWAPI Bidik Pasar Internasional

Perempuan Kuasai 70 Persen UMKM Kalbar, IWAPI Bidik Pasar Internasional

Pontianak- Spektroom :Perempuan menjadi salah satu kekuatan utama penggerak perekonomian Kalimantan Barat. Sekitar 70 persen pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di provinsi tersebut merupakan perempuan. Besarnya kontribusi perempuan dalam sektor UMKM mendorong Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi

Apolonius Welly, Buang Supeno