Gubernur Kepri Sholat Idul Adha 1447 Hijriah Sekaligus Bertindak Sebagai Khatib di Batam

Gubernur Kepri Sholat Idul Adha 1447 Hijriah Sekaligus Bertindak Sebagai Khatib di Batam
Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebagai Khatib Idul Adha di Batam. (Foto: Diskominfo)

Batam-Spektroom : Pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah tingkat Propinsi Kepulauan Riau (Kepri) dipusatkan dilapangan Masjid Al Fudola, Bengkong Permai Batam dan bertindak sebagai Khatib Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Pelaksanaan Sholat ini dilangsungkan Rabu (27/5/2026) dihadiri Ketua Tim Penggrak PKK Propvinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar, sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemprov Kepri, perwakilan Pemerintah Kota Batam, Pengurus Masjid Al-Fudola serta masyarakat Bengkong Permai dan sekitarnya.

Dalam Khutbahnya Gubernur Ansar mengajak seluruh umat muslim untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, karena masih diberikan kesempatan merayakan Hari Raya Iduladha, yang sarat dengan makna pengorbanan, keikhlasan dan kepatuhan kepada sang Khalik.

“Kita Patut bersyukur karena kembali di pertemukan dengan Hari Raya Idul Adha. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ungkapkannya.

Menyinggung pelaksanaan ibadah Haji yang tengah berlangsung di tanah Suci, karena rangkaian ibadah Haji dan Iduladha mengandung pesan mendalam tentang kesetaraan, penghambaan, serta kepasrahan total seorang hamba kepada Allah SWT.

“Idul Adha harus menjadi momentum perenungan bagi kita untuk meninggalkan sifat sifat duniawi, rasa sombong terhadap pangkat dan jabatan serta kembali menyadari bahwa kita hanyalah hamba Allah pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT,” jelas Gubernur.

Lanjut Ansar menjelaskan perayaan Iduladha memiliki dua dimensi peting, yakni hubungan Vertikal kepada Allah SWT dan hubungan horizontal sesama manusia.

“Ibadah Kurban bukan sekedar penyembelihan hewan tetapi memiliki makna keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT. Karena itu kita harus meneladani keikhlasan keluarga Nabi Ibrahim Alaisalam,” jelasnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menunjau bantuan Hewan Kurban dari Presiden RI. (Foto: Diskominfo)

Keteladanan Nabi Ibrahim AS didukung oleh kesabaran dan kepatuhan Siti Hajar serta Nabi Ismail AS yang menunjukkan kepasrahan luar biasa terhadap perintah Allah SWT.

“Sudah sepatutnya kita mencontoh keluarga Nabi Ibrahim AS dengan menjadi hamba terbaik yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan agama, bangsa dan negara,” ujar Gubernur mengakhir.

Gubernur Ansar beserta rombongan menghadiri undangan jamuan di kediaman keluarga Almarhum H.Hairul Saleh, pendiri Yayasan Nurul Jadid yang membawahi SMP dan SMK Nurul Jadid Kota Batam.

Usai jamuan Gubernur menyaksikan secara langsung penyembelihan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, untuk Propinsi Kepri yang di peruntukkan Masjid Al Fudola dan diterima langsung Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Fudhola Bengkong Permai Batam, Sudianto.

Berita terkait

Tiga Oknum Polisi Diduga Terlibat Jaringan Sabu di Ketapang, Propam Turun Tangan

Tiga Oknum Polisi Diduga Terlibat Jaringan Sabu di Ketapang, Propam Turun Tangan

Ketapang-Spektroom : Kasus dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam peredaran narkotika kembali mencuat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Tiga oknum anggota Polsek Manis Mata kini menjalani pemeriksaan intensif setelah diduga terkait jaringan peredaran sabu yang terungkap dari kasus pencurian jagung di Desa Ratu Elok. Pengungkapan kasus ini dilakukan jajaran Satuan Reserse Narkoba

Apolonius Welly, Rafles