Gubernur Lampung Lepas Kontingen Kwarda Lampung Ikuti Jamnas XII di Cibubur

Gubernur Lampung Lepas Kontingen Kwarda Lampung  Ikuti Jamnas XII di Cibubur
Ketua Mabida Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Rahmat Mirzani Djausal melepas Kontingen Kwarda Lampung untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026. (Foto Spektroom).

Bandarlampung - Spektroom Gubernur Lampung yang juga Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung Rahmat Mirzani Djausal melepas Kontingen Kwarda Lampung untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, 13 - 20 Agustus 2026. Pelepasan berlangsung Selasa (11/8/2026) sore di lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa Pramuka yang mewakili Provinsi Lampung di Jamnas XII 2026 harus menjaga kepercayaan. Tidak hanya lewat prestasi, namun juga melalui sikap, kedisiplinan, menghargai, dan kerjasama.

“Karena sering kali orang tidak mengingat siapa yang paling hebat. Tetapi mereka selalu ingat siapa yang memiliki karakter” jelasnya

Gubernur juga berpesan untuk menjaga nama baik Lampung dengan menunjukan pribadi yang santun, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menghargai perbedaan

“Jadikan Jamnas ini sebagai kesempatan untuk menimba ilmu, mengasah kemandirian, memperluas wawasan, serta membangun persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia” katanya berpesan.

Ditempat yang sama, Ketua Harian Kwarda Lampung kak Riski Sofyan menjelaskan bahwa kontingen Kwarda Lampung beranggotakan 598 Pramuka. Terdiri dari 10 Pimpinan Kontingen Daerah, 30 Pimpinan Kontingen Cabang, 32 Pembina Pendamping, 496 Pramuka Penggalang dari 15 Kwartir Cabang.

Dengan jumlah peserta yang hampir mencapai 600 orang, kata dia, dukungan tim kesehatan, ambulans, serta tenaga medis menjadi kebutuhan penting selama proses keberangkatan dan pelaksanaan kegiatan.

Kontingen Lampung dijadwalkan tiba di lokasi kegiatan pada 12 Agustus 2026, sementara pembukaan Jambore Nasional XII akan berlangsung pada 13 Agustus 2026 dan upacara pada 14 Agustus 2026.

Dalam pameran yang menjadi bagian dari kegiatan Jambore Nasional XII, Kontingen Lampung akan mempromosikan berbagai produk unggulan daerah serta potensi pariwisata khas Lampung.

Tema ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus kegiatan Jambore Nasional XII akan dimanfaatkan untuk menampilkan berbagai capaian dan potensi Lampung di sektor tersebut.

"Kami akan menampilkan produk unggulan dan potensi pariwisata Lampung serta memperkenalkan berbagai program dan keberhasilan daerah di bidang ketahanan pangan," ujarnya.

Keikutsertaan Kwarda Lampung dalam Jamnas 2026, terus Riski Sofyan memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, khususnya dalam membangun kemampuan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi.

Menurutnya, kegiatan Jam­bore memiliki nilai pendidikan yang kuat karena pa­ra peserta tidak hanya berkemah, tetapi juga belajar mengatur kehidupan kelompok, bekerja sama dan mengambil keputusan.

"Dari semenjak usia SMP mereka sudah dilatih bagaimana mengelola kepemimpinan dalam kegiatan Jambore Nasional," jelas Riski Sofyan.

Pengalaman tersebut penting sebagai be­kal bagi generasi muda Provinsi Lampung di masa men­da­tang. Riski Sofyan juga berharap para peserta yang mengikuti Jamnas dapat tumbuh menjadi calon pemimpin yang mampu berkontribusi bagi bangsa (@Ng).

Berita terkait

Luthfi Bongkar Mentalitas “Buang Sampah, Pemerintah yang Urus”: WCD Diminta Jangan Sekadar Seremoni

Luthfi Bongkar Mentalitas “Buang Sampah, Pemerintah yang Urus”: WCD Diminta Jangan Sekadar Seremoni

Semarang- Spektroom: Sampah terus diproduksi, tetapi tanggung jawab mengurusnya masih kerap dilempar kepada pemerintah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai pola pikir semacam itu harus diubah. Penanganan sampah, kata dia, tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat, komunitas, dunia usaha hingga pemerintah daerah harus mengambil bagian sejak sampah dihasilkan. “Yang

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Pemkab Bogor Bongkar Kemiskinan dari Rumah ke Rumah: Satu Keluarga, Banyak Masalah

Pemkab Bogor Bongkar Kemiskinan dari Rumah ke Rumah: Satu Keluarga, Banyak Masalah

Bogor-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Bogor tak ingin pengentasan kemiskinan berhenti pada penurunan angka statistik. Pemerintah mulai membedah persoalan kemiskinan hingga tingkat keluarga untuk memastikan setiap program benar-benar menyasar masalah yang dihadapi warga. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan kemiskinan kerap berjalan beriringan dengan persoalan lain. Satu keluarga miskin bisa

Asmari, Buang Supeno