Gubernur Lampung Mirzani Djauzal Akan Tandatangani Kerja Sama Antar Daerah Di Batam Kepri.

Gubernur Lampung Mirzani Djauzal Akan Tandatangani Kerja Sama Antar Daerah Di Batam Kepri.

SPEKTROOM.ID - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, akan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan capacity building kerja sama antar daerah antara Provinsi Kepri, Lampung,Jawa Tengah, dan Maluku Utara, yang akan digelar pada Sabtu (14/06/2025) di Batam, Kepulauan Riau.

Informasi dari ProKomPim Setdako Tanjungpinang menyebutkan kerja sama ini tidak hanya dapat mempererat hubungan antar daerah, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata.

Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah berharap, tiga Kepala Daerah ini dapat melihat langsung potensi Tanjungpinang khususnya Pulau Penyengat.

“Dengan kunjungan ini, kita harapkan para kepala daerah dapat melihat langsung potensi Tanjungpinang, termasuk Pulau Penyengat yang memiliki sejarah dan budaya Kerajaan Melayu. Ini bagian dari upaya memperkenalkan destinasi unggulan Kepri kepada daerah lain,” ujar Lis Darmansyah.

Ia menambahkan, kerja sama antar daerah ini berpotensi mendorong promosi pariwisata sekaligus pengembangan sektor-sektor strategis lainnya di Kepri, terutama Tanjungpinang.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan kekagumannya atas kontribusi budaya Pulau Penyengat dalam pembangunan nasional.

“Pulau Penyengat ini mengajarkan bahwa suatu daerah tidak perlu kaya secara materi, namun dengan peradaban, ia mampu memberi kontribusi besar bagi Indonesia,” katanya.

Rahmat Mirzani juga menyoroti kemajuan literasi masyarakat Pulau Penyengat yang menurutnya sangat luar biasa dan patut dijadikan contoh.

“Kami berharap agar semangat pelestarian budaya dan literasi yang telah diwariskan di Pulau Penyengat dapat terus dijaga dan dikembangkan oleh generasi muda. Menurut saya, keberlanjutan nilai-nilai sejarah dan budaya merupakan fondasi penting dalam membangun karakter bangsa yang berakar pada jati diri dan kearifan lokal,” harapnya.

Untuk diketahui kegiatan capacity building di Batam juga akan menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri.

Adapun ruang lingkup kesepakatan kerja sama mencakup berbagai bidang strategis seperti pariwisata, investasi, perindustrian, koperasi dan UMKM, sosial, ketahanan pangan, lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana. (@Ng-nett).

Berita terkait

Menteri PU  Pastikan  Pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap, Berjalan Optimal

Menteri PU  Pastikan  Pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap, Berjalan Optimal

Cilacap - Spektroom :  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan  pembangunan  Sekolah Rakyat Cilacap berjalan optimal. Hal tersebut disampaikan  saat Menteri PU meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu (10/5/2026. Dalam tinjauan tersebut, Menteri Dody menyoroti pentingnya penanganan drainase dan pengendalian aliran air

Nurana Diah Dhayanti
Hendri Elvin Desak RSUD Sawahlunto Tes Urine Seluruh Pegawai dan Beri Sanksi Tegas Jika Terbukti Positif Narkoba

Hendri Elvin Desak RSUD Sawahlunto Tes Urine Seluruh Pegawai dan Beri Sanksi Tegas Jika Terbukti Positif Narkoba

Sawahlunto–Spektroom : Sorotan terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan RSUD Sawahlunto mencuat setelah adanya pemeriksaan acak terhadap sejumlah pegawai rumah sakit yang disebut menemukan satu orang staf sopir ambulans terindikasi positif menggunakan zat terlarang. Menanggapi informasi tersebut, tokoh masyarakat Sawahlunto yang juga adalah Anggota Fraksi PKS DPRD Sawahlunto, Hendri Elvin,

Riswan Idris, Bian Pamungkas
Respati Dorong Pokdarwis Kembali Diperkuat, Pariwisata Harus Tumbuh dari Bawah

Respati Dorong Pokdarwis Kembali Diperkuat, Pariwisata Harus Tumbuh dari Bawah

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata untuk kembali menghidupkan dan memperkuat peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di daerah. Menurut Respati, keberadaan Pokdarwis sangat penting sebagai ujung tombak pengembangan wisata berbasis masyarakat. Karena itu, perhatian pemerintah pusat terhadap kelompok sadar wisata dinilai perlu diperkuat

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas