Trending

Gubernur Maluku Bacakan Sambutan Menteri, Tekankan Remisi sebagai Bagian dari Reintegrasi Sosial

Gubernur Maluku Bacakan Sambutan Menteri, Tekankan Remisi sebagai Bagian dari Reintegrasi Sosial
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam acara pemberian Remisi Umum bagi narapidana di Lapas Kelas IIA Ambon, Senin 17/8/2026 foto Diskominfo Maluku

Ambon –Spektroom: : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam acara pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi Anak Binaan di Lapas Kelas IIA Ambon, Senin (17/8/2026). Pemberian remisi tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ditegaskan, remisi bukan sekadar pengurangan masa hukuman, tetapi bagian dari proses pembinaan dan reintegrasi sosial. Hak tersebut diberikan sebagai penghargaan kepada narapidana dan anak binaan yang menunjukkan perubahan perilaku, menaati tata tertib serta mengikuti program pembinaan.

Pada 2026, pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum kepada 1.085 anak binaan di seluruh Indonesia.

Menteri menilai pemberian remisi harus menjadi motivasi bagi warga binaan untuk meningkatkan kualitas diri, mengikuti pembinaan kepribadian dan kemandirian, sehingga setelah kembali ke masyarakat mampu hidup mandiri dan tidak mengulangi tindak pidana.

Sementara bagi anak binaan, pengurangan masa pidana diarahkan untuk memberikan kesempatan memperbaiki masa depan. Pembinaan anak harus mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak, pendidikan, pembentukan karakter, pemulihan dan reintegrasi sosial.

Pemerintah juga mendorong pengembangan keterampilan produktif di Lapas, Rutan dan LPKA, antara lain melalui budidaya tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan perikanan. Kegiatan tersebut diharapkan memberikan pengalaman kerja sekaligus bekal kemandirian bagi warga binaan.

Selain pembinaan, Menteri mengingatkan jajaran pemasyarakatan agar menjaga integritas dan profesionalisme. Tidak boleh ada toleransi terhadap peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, percaloan, penyelundupan maupun pelanggaran etik.

Usai membacakan sambutan, Gubernur Hendrik Lewerissa menyerahkan tiga set peralatan tenis meja, 260 buku bacaan dan bibit sayuran kepada Lapas Kelas IIA Ambon dan LPKA Ambon. Bantuan tersebut mendukung kegiatan olahraga, literasi dan keterampilan warga binaan.

Gubernur juga meresmikan Gedung Patita Mart dan Cafe, Koperasi Konsumen Lapas Kelas IIA Ambon, sebagai fasilitas pendukung kegiatan produktif dan pengembangan kemandirian warga binaan.

Berita terkait

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Ambon-Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mulai menyiapkan strategi baru untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot memperkenalkan SIKENDALI AMBON, sebuah sistem berbasis data yang dirancang mendeteksi risiko inflasi sebelum berdampak pada masyarakat. Konsep yang merupakan singkatan dari Sinergitas Kendali Inflasi dan Neraca Logistik Ambon

Eva Moenandar, Julianto
Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Bogor-Spektroom : Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Bentuk apresiasi tersebut salah satunya melalui pemberian uang pembinaan sebagai penghargaan atas perjuangan dan dedikasi para atlet. Hal tersebut disampaikan Rudy saat mengukuhkan dan melepas 946

Asmari, Julianto
Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Kep. Selayar-Spektroom : Keterbatasan personel Bhabinkamtibmas menjadi tantangan tersendiri dalam mengoptimalkan pelayanan kepolisian di wilayah kepulauan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini, enam desa dengan luas wilayah 114,50 kilometer persegi dan jumlah penduduk 7.008 jiwa hanya dilayani dua personel Bhabinkamtibmas yang masing-masing membawahi tiga desa. Kondisi

Yahya Patta, Julianto