Gubernur Maluku Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang DI Ambalau

Gubernur Maluku Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang DI Ambalau

SPEKTROOM.ID– Peduli terhadap masyarakat yang menghadapi musibah, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, salurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Kecamatan Ambalau Kabupaten Buru Selatan, pada Rabu (2/7/2025) bertempat di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Hadir juga pada kesempatan itu Asisten 1 Sekda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Instansi Vertikal, serta stakeholder terkait.

Diwawancarai wartawan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan, kunjungannya bersama rombongan adalah untuk memastikan pengiriman bantuan kepada korban banjir bandang di Kecamatan Ambalau Kabupaten Buru Selatan dapat terlaksana dengan baik.

“Ini adalah respon cepat dari Pemerintah Provinsi kepada masyarakat di Kecamatan Ambalau, agar bisa mengurangi beban penderitaan mereka menghadapi musibah banjir bandang ini,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa bencana tidak pernah dikehendaki, tetapi jika bencana terjadi, Pemerintah akan merespon secara tepat untuk memastikan kehadiran Pemerintah dan untuk mengurangi dampak yang berat itu kepada masyarakat.

“Kami juga mau mendorong rasa solidaritas dan gotong royong dari masyarakat , sebab tidak mungkin pemerintah menanggulangi dampak bencana ini sendiri, Pemerintah mempunyai niat baik tapi kemampuan terbatas,” ungkap Lewerissa.

Karena itu sebagai Gubernur, Lewerissa mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tunjukan rasa solidaritas.

“Gotong royong bahu membahu membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah entah itu banjir, entah itu tanah longsor, dan musibah yang lain,” pesannya.

Adapun bantuan Logistik yang diserahkan Gubernur dan Wagub, terdiri dari Beras sebanyak 10 ton, selimut 310 lembar, matras 310 lembar, tenda gulung 100 lembar, kids ware 50 paket, family kit 50 paket, makanan siap saji 100 paket, mie instan 50 karton, dan obat-obatan 1 kotak yang dikirim dengan menggunakan KM Sabuk Nusantara 33. (Yan Lekatompessy)

Berita terkait

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Semarang-Spektroom : Kelulusan bukan garis akhir bagi mahasiswa Politeknik Katolik (Polteka) Mangunwijaya Semarang. Justru setelah meninggalkan bangku kuliah, para lulusan akan menghadapi tantangan yang menuntut kompetensi sekaligus mentalitas yang kuat. Pesan itu disampaikan Direktur Polteka Mangunwijaya Semarang, Dr. Yohanes Yupilustanaji A., M.Hum., saat Wisuda ke-9 dan Angkat Sumpah Tahun Akademik

Y.Bambang Triyono, Bian Pamungkas
ссс