Gubernur NTB Gerak Cepat Bahas Program Strategis Menindaklanjuti Arahan Presiden

Gubernur NTB Gerak Cepat Bahas Program Strategis Menindaklanjuti Arahan Presiden
Gubernur NTB M Iqbal usai Mendampingi Presiden, menggelar pembahasan bersama Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, sejumlah program strategis pembangunan daerah(foto Diskominpotik ntb).

Lombok Barat-Spektroom : Seusai mendampingi Presiden Republik Indonesia meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026), Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, bergerak cepat menindaklanjuti komitmen Presiden untuk memberikan dukungan yang lebih besar bagi NTB dengan menggelar pembahasan bersama Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengenai sejumlah program strategis pembangunan daerah.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal mempercepat koordinasi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Pusat setelah Presiden menyampaikan komitmennya untuk memberikan perhatian dan dukungan yang lebih besar bagi percepatan pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

"Dalam sambutan maupun saat berbicara langsung kepada saya, Bapak Presiden menyampaikan keinginan untuk memberikan dukungan yang lebih besar bagi NTB," ujar Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal.

Baca juga:

Dekranasda NTB Perkuat Pembinaan Perajin di HUT Dekranas ke-46
Makassar-Spektroom : Keikutsertaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Barat pada peringatan Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus pembukaan Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia di Trans Studio Mall Makassar, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTB memperkuat pembinaan perajin dan pelaku UMKM agar semakin berdaya saing

Miq Iqbal menegaskan arahan Presiden menjadi momentum penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai program prioritas yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat NTB. Karena itu, menurutnya, komitmen Presiden harus segera ditindaklanjuti melalui komunikasi yang intensif dengan kementerian terkait agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan, program, dan dukungan nyata bagi pembangunan daerah.

Dalam pembicaraan bersama Menteri Sekretaris Negara, Gubernur mengangkat sejumlah agenda strategis yang menjadi prioritas pembangunan NTB, meliputi keberlanjutan MotoGP dan pengembangan Sirkuit Mandalika, penyediaan air bersih bagi kawasan pesisir selatan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, revitalisasi bendungan, embung, dan jaringan irigasi, pengembangan energi terbarukan, hingga percepatan pembangunan infrastruktur jalan, termasuk proyek strategis jalan port to port Lembar - Kayangan.

Menurut Gubernur, seluruh agenda tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan investasi, penguatan ketahanan pangan, penyediaan air baku, pengembangan pariwisata, peningkatan konektivitas wilayah, serta pemerataan pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

Tidak berhenti pada pembahasan dengan Menteri Sekretaris Negara, Miq Iqbal juga langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah menteri teknis yang mendampingi Presiden dalam peresmian Bendungan Meninting, di antaranya Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pembahasan teknis berbagai program prioritas sesuai kewenangan masing-masing kementerian sehingga proses tindak lanjut dapat segera berjalan.

"Komitmen Presiden merupakan peluang besar bagi NTB. Tugas kami sekarang adalah mengawal dan menindaklanjutinya melalui koordinasi yang intensif dengan kementerian terkait agar dukungan tersebut benar-benar terwujud dalam bentuk program, anggaran, dan pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Miq Iqbal.

Menurut Gubernur, sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk mempercepat realisasi berbagai program strategis yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat NTB. Karena itu, komunikasi dan koordinasi lintas kementerian akan terus dilakukan agar setiap peluang dukungan dari pemerintah pusat dapat segera ditindaklanjuti secara konkret.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno