Halal Bihalal Ampek Ibu VII Toboh Satukan Perantau dan Kampung di Agam

Halal Bihalal Ampek Ibu VII Toboh Satukan Perantau dan Kampung di Agam
Suasana Halal Bihalal Kerukunan Pasukuan Ampek Ibu VII Toboh. (Foto: Dok. Wiza)

Agam-Spektroom : Ratusan warga Kerukunan Pasukuan Ampek Ibu VII Toboh memadati SD Negeri 14 Tigo Kampuang Pauah, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam kegiatan Halal Bihalal Lebaran 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026). Momentum ini menjadi ajang mempererat hubungan antara masyarakat di kampung dan para perantau.

Kegiatan yang mengusung tema “Sucikan hati, jalin silaturahmi, dan pererat ukhuwah dalam indahnya kebersamaan” itu dihadiri perwakilan Bupati Agam H. Benni Warlis Datuak Tan Batuah, Camat Kamang Magek, Wali Nagari, niniak mamak, bundo kanduang, urang sumando, hingga pemuda-pemudi Ampek Ibu VII Toboh.

Ketua Kerukunan Pasukuan Ampek Ibu VII Toboh, Bustanul Arifin Datuak Rajo Ruhun, mengatakan Halalbihalal menjadi momen penting untuk menyatukan kembali hubungan anak kemenakan yang tersebar di berbagai daerah.

“Momen Lebaran ini kita manfaatkan untuk menjalin silaturahmi antara yang di kampung dan di rantau. Harapannya, hubungan anak kemenakan semakin kuat sehingga adat tetap berjalan sesuai koridornya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara adat Ampek Ibu VII Toboh tetap satu kesatuan, meskipun secara administratif kini terbagi dalam tiga nagari, yakni Nagari Kamang Mudiak, Kamang Tangah VI Suku, dan Pauah. Karena itu, silaturahmi lintas wilayah menjadi penting agar nilai adat tidak memudar.

Menurutnya, perantau yang pulang tahun ini cukup banyak, bahkan diperkirakan mencapai sekitar 50 persen. Kehadiran mereka turut memeriahkan kegiatan yang juga melibatkan generasi muda dalam pelaksanaannya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi adat yang rutin digelar setiap tiga bulan. Tujuannya agar generasi muda memahami nilai-nilai adat VII Toboh, termasuk prinsip kebersamaan yang dikenal dengan pepatah “saayun sagamang”.

Dalam struktur adatnya, Ampek Ibu VII Toboh terdiri dari empat suku, yakni Tanjuang, Payobada, Pisang, dan Simabua. Keempatnya memiliki hubungan kekerabatan yang erat sehingga tidak diperbolehkan menikah sesuku, meskipun berasal dari datuk yang berbeda.

Ketua panitia, Mulyadi, menjelaskan rangkaian acara diawali dengan arak-arakan penyambutan niniak mamak dari Simpang Tabiang menuju lokasi kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama dan adat oleh Buya Zulhamdi Malin Mudo, serta pembagian doorprize bagi peserta.

“Kegiatan ini murni untuk mempererat hubungan mamak dan kemenakan. Selama ini masih banyak yang belum saling mengenal karena jumlah penghulu yang cukup banyak, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kedekatan,” kata Mulyadi.

Ia menambahkan, seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari partisipasi anak kemenakan, baik yang berada di rantau maupun di kampung. Selain itu, unsur nagari dan masyarakat setempat juga dilibatkan secara aktif.

Dengan mengusung slogan “Basamo mangkonyo bisa, basamo mangkonyo manjadi”, Halalbihalal ini menjadi simbol kuatnya persatuan Ampek Ibu VII Toboh dalam menjaga adat, mempererat ukhuwah, dan membangun kebersamaan lintas generasi. (Rt-rz)

Berita terkait

Kejurprov Tinju Amatir Elite Se Riau Digelar di Bangkinang Kab Kampar, Jadi Ajang Seleksi PON Beladiri

Kejurprov Tinju Amatir Elite Se Riau Digelar di Bangkinang Kab Kampar, Jadi Ajang Seleksi PON Beladiri

Pekanbaru-Spektroom : Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Provinsi Riau akan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Amatir Elite 2026 di Bangkinang, Kabupaten Kampar, pada 3–7 September 2026. Kejuaraan tersebut menjadi ajang seleksi atlet yang akan memperkuat kontingen Riau pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri di Manado, Sulawesi Utara, Oktober mendatang. Ketua

Salman Nurmin, Julianto
Wakil Pemkab Jeneponto, Bersinar di PKN Tingkat II, Dr.St.Meriam Raih Predikat Peserta Terbaik

Wakil Pemkab Jeneponto, Bersinar di PKN Tingkat II, Dr.St.Meriam Raih Predikat Peserta Terbaik

Makassar-Spektroom : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur Pemerintah Kabupaten Jeneponto pada ajang Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan. Pada pengumuman hasil PKN Tingkat II yang dilaksanakan Jumat (31/7/2026) di Kampus BPSDM Provinsi Sulawesi

Yahya Patta, Julianto
ссс