Hari Pertama Menjabat, Wali Kota Jaksel Keluarkan 10 Maklumat untuk ASN dan PJLP
Jakarta-Spektroom : Hari pertama menjabat sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo langsung mengeluarkan 10 maklumat yang menjadi pedoman bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Maklumat tersebut disampaikan usai mengikuti kegiatan senam bersama jajaran pejabat, ASN, PKK, dan Dharma Wanita di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
Dalam arahannya, Syafrin, menegaskan pentingnya membangun pemerintahan yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
“Dalam rangka mengawali pengabdian saya sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, saya menyampaikan maklumat dan arahan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, fungsi, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Maklumat pertama menitikberatkan pada penguatan integritas dan akuntabilitas. Syafrin, mengingatkan seluruh aparatur untuk menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang, gratifikasi, maupun pungutan liar.
Pada maklumat kedua, ia menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas utama. Seluruh perangkat daerah diminta menghadirkan layanan yang cepat, mudah, transparan, responsif, dan tuntas. Setiap aduan masyarakat, menurutnya, harus ditangani dengan pendekatan penyelesaian masalah, bukan sekadar memenuhi administrasi.
Maklumat ketiga berkaitan dengan disiplin dan budaya kerja berkinerja tinggi. ASN dan PJLP diminta mematuhi aturan kerja, menjaga etika sebagai pelayan publik, serta meningkatkan produktivitas dengan berorientasi pada hasil yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selanjutnya, pada maklumat keempat, Syafrin menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program prioritas. Setiap Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), kecamatan, dan kelurahan diwajibkan memiliki target yang jelas, terukur, dan berdampak langsung bagi warga.
Untuk maklumat kelima, ia meminta seluruh jajaran menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota. Menurutnya, tantangan perkotaan hanya dapat diatasi melalui kerja sama yang solid antarpemangku kepentingan.
Syafrin, juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mendukung dan mengawal program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kebijakan tingkat provinsi, kata dia, harus diterjemahkan menjadi program nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat Jakarta Selatan.
Pada maklumat ketujuh, ia meminta camat, lurah, dan seluruh unsur wilayah meningkatkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat serta merespons setiap persoalan secara cepat.
“Jangan menunggu masalah menjadi besar sebelum bertindak. Kecepatan respons merupakan salah satu ukuran keberhasilan pemerintah,” tegasnya.
Maklumat kedelapan menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan data dalam pengambilan keputusan. Syafrin menilai kebijakan yang efektif harus didasarkan pada data yang akurat dan kondisi riil di lapangan.
Sementara itu, maklumat kesembilan berfokus pada penguatan ketertiban, keamanan, dan ketenteraman masyarakat melalui sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko), aparatur wilayah, serta berbagai elemen masyarakat.
Sebagai penutup, maklumat kesepuluh memuat visi besar pembangunan Jakarta Selatan sebagai wilayah yang maju, berbudaya, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Mengakhiri arahannya, Syafrin, mengajak seluruh ASN dan PJLP bekerja dengan dedikasi tinggi serta semangat melayani masyarakat.