Harkitnas 20 Mei 2026 Momentum Kebangkitan Kejayaan Bangsa Indonesia

Harkitnas 20 Mei 2026 Momentum Kebangkitan Kejayaan Bangsa Indonesia
Ilustrasi Suasana Peringatan Harkitnas

Banjarmasin-Spektroom : Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei hendaknya menjadi momentum untuk kebangkitan kejayaan Bangsa Indonesia. Demikian ditegaskan Prof. Dr. Ahmad Yunani SE MSi selaku Ketua Dewan Penasehat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kalsel dan juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM Banjarmasin, sehubungan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap tanggal 20 Mei.

Menurut Yunani, peningkatan pertumbuhan ekonomi, bangkit dari kondisi ekonomi ditengah tekanan global dengan memperkuat fundamental ekonomi, menyiapkan SDM yang kuat dan tenaga kerja profesional dengan tersedianya lapangan pekerjaan.

"Bangkitnya Bangsa dari jeratan kemiskinan dengan membangun SDM produktif, inovatif dan kolaboratif," kata Yunani, Selasa (19/5/2026).

Prof Dr Ahmad Yunani SE MSi

Disebutkan, Optimalisasi pemanfaatan Sumber Daya Alam diarahkan untuk kemajuan dan kemakmuran Bangsa dengan tetap menjaga persatuan dan saling menguatkan antar Bangsa.

"Distribusi alokasi sumberdaya yang adil dan berlandaskan pemerataan, memperhatikan kontribusi lokal dengan bagi hasil yang berkeadilan," Yunani menambahkan.

Diingatkan Yunani, jangan sampai terjadi kebangkitan masyarakat menuntut keadilan lokal dan Daerah, jika tidak diantisipasi dengan memperhatikan potensi Daerah dan lokal, tidak tertahan dikalangan Elit Ekonomi dan Elit Politik.

Diungkapkan Yunani, sumbatan ekonomi dan aspirasi jangan sampai terjadi, harus ada saluran yang baik dan akomodatif tidak hanya retorika saja.

"Pencitraan hanya membuat masyarakat bosan dan tidak simpati, perlu langkah realistis dan berdampak," Yunani mengingatkan.

Pesan Yunani, Momentum Kebangkitan ini harus jadi tonggak persatuan melalui kolaborasi Pusat Daerah, Dunia Usaha, Organisasi Masyarakat, Organisasi Politik, Berbagai Pemangku Kepentingan, Media, Dunia Pendidikan Tinggi/Akademisi serta Para Ulama, Tokoh Masyarakat serta seluruh Unsur Masyarakat luas.*****

Berita terkait

Tim JICA Jepang Kunjungi Polres Selayar, Bahas Dukungan Kamtibmas dan Pengamanan Proyek Telemedicine di Pulau Terpencil

Tim JICA Jepang Kunjungi Polres Selayar, Bahas Dukungan Kamtibmas dan Pengamanan Proyek Telemedicine di Pulau Terpencil

Kepulauan Selayar-Spektroom : Polres Kepulauan Selayar menerima kunjungan kerja Tim JICA (Japan International Cooperation Agency) atau Kepolisian Jepang dalam rangka koordinasi dan penguatan kerja sama terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya pada daerah terpencil yang menjadi lokasi proyek JICA di Indonesia Timur. Kegiatan penjemputan berlangsung di Bandara

Nur Jalil Sultan, Anggoro AP
Israel Dituding Sandera 3 Wartawan RI di Gaza, Akademisi dan PWI Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Israel Dituding Sandera 3 Wartawan RI di Gaza, Akademisi dan PWI Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Palangka Raya-Spektroom: Penahanan tiga wartawan Indonesia oleh militer Israel dalam misi kemanusiaan internasional menuju Gaza memicu kecaman luas. Akademisi hingga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mendesak pemerintah segera mengambil langkah diplomatik tegas demi menjamin keselamatan para jurnalis dan relawan kemanusiaan yang hingga kini dilaporkan hilang kontak. Dosen FISIPOL Universitas Palangka Raya,

Polin, Buang Supeno