Hasil Tangkapan Nelayan Cukup Penuhi Kebutuhan Sehari-hari Masyarakat Papua
Jayapura-Spektroom : Ketersediaan ikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan beragam usaha lainnya di Papua pada umumnya, sampai saat ini masih aman.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Iman Djuniawal, menyebut hasil tangkapan masih tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari hari.
Menurutnya, kendati jumlah nelayan yang melaut sempat berkurang setelah kebakaran melanda kawasan permukiman nelayan Mandala, Dok 5 Bawah, Distrik Jayapura Utara beberapa waktu lalu, namun kondisi tersebut tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pasokan ikan sebagai salah satu kebutuhan masyarakat.
"Syukur, puji Tuhan, alhamdulillah, ikan itu enggak putus dan ikan tergolong mudah ditangkap oleh para nelayan, karena iklim cuacanya cukup mendukung sehingga masih bisa walaupun jumlah nelayan berkurang tetapi produksi ikan yang ditangkapnya tersedia.” ungkap Iman di Jayapura, Senin,19 Oktober 2026.
Meski demikian,ketersediaan ikan perlu dijaga menjelang hari-hari besar ketika kebutuhan masyarakat meningkat. Pasokan ikan juga dibutuhkan para pelaku usaha pengolahan ikan yang bergantung pada hasil tangkapan nelayan.

Disisi lain, perubahan iklim dan cuaca perlu diantisipasi untuk menjaga ketersediaan ikan hingga setelah hari besar. Oleh karena itu, pengelolaan rantai pemasaran ikan di pelabuhan perlu terus dibenahi.
“Oleh karena itu, kami akan terus membenahi sistem mekanisme bisnis yang ada dalam rantai pemasaran perikanan yang ada di pelabuhan," katanya.
Ia berharap mekanisme pemasaran dapat memperkuat hubungan antara pemasok, pembeli, dan nelayan, sebab hubungan dimaksud lasimnya sangat mendukung lancarnya pemasaran ikan yang dijual nelayan.
Dibalik kondisi cuaca perairan yang saat ini dalam kategori baik, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, meminta nelayan mewaspadai perubahan cuaca saat melaut. Ia mengingatkan para nelayan supaya mengikuti informasi BMKG dan mengantisipasi angin kencang serta musim ombak.
Hal ini berkaitan kondisi cuaca di laut dapat berubah sewaktu-waktu sehingga nelayan perlu meningkatkan kewaspadaan, sebab jelang achir tahun biasanya angin kencang disertai gelombang tinggi kerap terjadi.
“