HUT ke-42 Gereja Kehidupan Eri Walikota Ambon Tekankan Pentingnya Toleransi dan Persaudaraan.
Ambon-Spektroom: Kerukunan dan toleransi menjadi pesan utama dalam perayaan HUT ke-42 Gereja Kehidupan, Jemaat GPM Nusaniwe Eri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (11/10) Gereja diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga berperan aktif merawat persaudaraan dan membangun kepedulian sosial.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay. Di Ambon,Senin ( 12/10/2026)
Bodewin menegaskan, lembaga keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat, menanamkan nilai kasih, serta mendorong semangat gotong royong di tengah kehidupan yang beragam. Menurutnya, peringatan hari ulang tahun gereja seharusnya tidak berhenti pada kegiatan perayaan. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat iman, mempererat hubungan antarsesama, dan meningkatkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian perayaan HUT ke-42 Gereja Kehidupan diawali dengan kegiatan gerak jalan cepat tepat yang diikuti peserta dari berbagai kalangan.
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penarikan undian berhadiah.
Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan tersebut dinilai dapat mendorong pola hidup sehat, kedisiplinan, dan sportivitas. Para peserta juga diingatkan agar menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Bodewin menilai, masyarakat yang sehat, rukun, dan harmonis merupakan modal penting untuk mendukung pembangunan Kota Ambon yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPM Nusaniwe Eri, Pdt. Ny. Telly Pattiwael Aunalal, mengatakan usia ke-42 Gereja Kehidupan merupakan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan jemaat.
Ia menegaskan, gereja bukan sekadar bangunan tempat ibadah, melainkan ruang pembinaan karakter, penanaman tanggung jawab, dan penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.
Telly mengajak seluruh jemaat menjadikan perayaan tersebut sebagai momentum memperkuat persekutuan serta menerapkan nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap Gereja Kehidupan terus mengambil bagian dalam menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas, dan merawat persaudaraan di Kota Ambon.