HUT ke-81 TNI, Kodam XV/Pattimura Gelar Doa Bersama Lintas Agama

HUT ke-81 TNI, Kodam XV/Pattimura Gelar Doa Bersama Lintas Agama
para Asisten Kasdam, Dansat, dan Kabalak jajaran Kodam XV/Pattimura. Personil Kodam XV/Pattimura beragama islam menggelar kegiatan Doa Bersama secara serentak pada Mesjid di Ambon Jumat (2/10/2026). Foto Pendam XV Pattimura.

Ambon-Spektroom-Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Kodam XV/Pattimura menggelar doa bersama secara serentak, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan spiritual tersebut diikuti ratusan personel militer dan PNS Kodam XV/Pattimura. Pelaksanaannya berlangsung khidmat, tertib, dan aman di sejumlah rumah ibadah di Kota Ambon.

Doa bersama digelar sebagai bentuk permohonan perlindungan, keselamatan, kesehatan, kekuatan, serta kelancaran bagi seluruh prajurit TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkokoh toleransi antarumat beragama di lingkungan Kodam XV/Pattimura.

Bagi personel beragama Islam, kegiatan doa bersama dilaksanakan dengan dihadiri para Asisten Kasdam, Dansat, dan Kabalak jajaran Kodam XV/Pattimura.

Ibadah 136 personel di bawah pimpinan Pdt. Dr. Rudi Rahabeat, S.Th., di greja ignatus dan 43 personil di greja. katolik

Sementara itu, umat Protestan melaksanakan ibadah di Gereja Ignatius Slamet Riyadi. Sebanyak 136 personel mengikuti ibadah yang dipimpin Pdt. Dr. Rudi Rahabeat, S.Th.

Ibadah tersebut turut dihadiri Kapok Sahli Pangdam, Pamen Ahli Bidang Hansishanneg, Kasansidam, Dandim 1504/Ambon, Pakudam, Wakaajendam, serta Kalakbintaljarahdam XV/Pattimura.

Untuk personel beragama Katolik, ibadah dilaksanakan di Gereja Katedral dengan jumlah peserta 43 personel. Ibadah dipimpin Pastor OCI TNI-POLRI RD. Angki Kandunmas dan dihadiri Pamen Ahli Bidang Kum dan Humaniter, Kakesdam, serta Wakabekangdam XV/Pattimura.

umat Hindu memusatkan kegiatan ibadah di Pura Yudha Mandala yang diikuti 11 personel dengan pimpinan ibadah Pinandhita Letkol Nengah Saniasa.

​Adapun umat Hindu memusatkan kegiatan ibadah di Pura Yudha Mandala. Sebanyak 11 personel mengikuti kegiatan tersebut dengan pimpinan ibadah Pinandhita Letkol Nengah Saniasa.

Meski dilaksanakan di tempat ibadah yang berbeda dan menggunakan tata cara keagamaan masing-masing, seluruh rangkaian doa bersama tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh prajurit TNI senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Momentum HUT ke-81 TNI ini sekaligus menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan dalam keberagaman di lingkungan Kodam XV/Pattimura.

Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Sebaliknya, keberagaman menjadi kekuatan dalam memperkokoh persatuan dan soliditas prajurit dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan NKRI. (EM)

Berita terkait

BRIN Dorong Indonesia Timur Jadi Hub Riset dan Inovasi, Perkuat Kolaborasi dengan Industri

BRIN Dorong Indonesia Timur Jadi Hub Riset dan Inovasi, Perkuat Kolaborasi dengan Industri

Jakarta - Spektroom: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penguatan kemitraan riset dan inovasi di kawasan Indonesia Timur dengan mempertemukan perguruan tinggi, industri, peneliti, masyarakat, hingga mitra internasional. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan infrastruktur riset sekaligus mendorong lahirnya teknologi dan produk yang mampu menjawab kebutuhan industri. Dorongan itu

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Dari Kamera hingga Berita, Jurnalastra SMAN 1 Bandar Cetak Bibit Jurnalis Muda

Dari Kamera hingga Berita, Jurnalastra SMAN 1 Bandar Cetak Bibit Jurnalis Muda

Batang- Spektroom: Kamera di tangan, ide mengalir, lalu berubah menjadi foto, video hingga berita. Begitulah aktivitas para siswa SMA Negeri 1 Bandar, Kabupaten Batang, yang tergabung dalam ekstrakurikuler Jurnalastra. Di ruang kegiatan, para siswa tidak sekadar duduk mendengarkan teori. Mereka belajar memotret, mengambil gambar video, mendesain, melakukan editing hingga menulis

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno