IPWL YPR KOBRA Bantu Pemulihan Korban Narkoba Dengan Mengedepankan Aspek Kemanusiaan

IPWL YPR KOBRA Bantu Pemulihan Korban Narkoba Dengan Mengedepankan Aspek Kemanusiaan
Suasana kegiatan Pemulihan Korban Narkoba

Banjarmasin-Spektroom : Sebagai Lembaga Rehabilitasi, IPWL YPR Kobra (Institusi Penerima Wajib Lapor Yayasan Pemulihan Rehabilitasi Korban Narkoba), kata Ardian Noverdi selaku Ketua Lembaga tersebut, memandang bahwa pendekatan terhadap korban penyalahgunaan narkoba harus lebih mengedepankan aspek kemanusiaan, rehabilitasi, dan pemulihan sosial.

Suasana kegiatan Pemulihan Korban Narkoba

Katanya, tidak sedikit dari Mereka yang awalnya terjerumus karena lingkungan, tekanan hidup, pergaulan, bahkan kurangnya dukungan Keluarga.

"Menghukum tanpa memberi ruang pemulihan, sering kali tidak menyelesaikan akar masalah. Yang dibutuhkan adalah keseimbangan antara penegakan hukum bagi Pengedar dan Bandar, serta rehabilitasi bagi Korban penyalahgunaan dan ketergantungan," kata Ardian Noverdi, Kamis (28/5/2026).

Ardian Noverdi, di kalangan Penguna Napza atau Kaum Janki dengan panggilan Bro Ardian menyebutkan, Pihaknya
di IPWL YPR Kobra melihat langsung bahwa banyak individu yang berhasil bangkit, kembali produktif, memperbaiki hubungan Keluarga, hingga kembali diterima Masyarakat setelah mendapatkan intervensi dan rehabilitasi yang tepat.

"Sudah saatnya stigma diubah. Korban penyalahgunaan narkoba bukan untuk dijauhi, tetapi dibantu agar pulih. Karena tujuan akhirnya bukan sekadar menghukum, melainkan menyelamatkan Generasi dan mengembalikan fungsi sosial seseorang di tengah Masyarakat,"
Ardian Noverdi menegaskan.

Background (latar belakang) Ardian Noverdi adalah seorang militer yang masuk dunia konselor adict dan belajar cara mendalami metode adict, lewat program yang diciptakannya pemerkasaan dan pembentukan karakter bagi Pecandu narkoba dan zat adiktif lainnya.

"Biasanya rehab tanpa obat-obatan
dan Saya lebih ke herbal dan terapi.Untuk mental ya kami bentuk," Ardian Noverdi
menjelaskan.

Dikatakan, sebagai Ketua IPWL YPR Kobra, Dia melihat langsung bagaimana stigma Masyarakat masih sangat kuat. Banyak yang masih berpikir bahwa orang yang terkena narkoba harus dihukum, dijauhi, atau dianggap tidak bisa berubah. Padahal, dibalik itu semua ada manusia yang sedang kehilangan arah dan membutuhkan pertolongan.

Sukanya menurut Ardian Noverdi, ketika melihat seseorang yang dulunya hancur karena narkoba bisa bangkit, kembali sehat, kembali diterima keluarga, bekerja, bahkan menjadi pribadi yang bermanfaat.

"Ada kebanggaan tersendiri saat melihat Mereka kembali memiliki harapan hidup dan masa depan. Namun dukanya, tidak sedikit yang datang dengan kondisi sulit, tidak punya biaya, ditolak Keluarga, bahkan dianggap sampah oleh lingkungan sekitar. Terkadang Kami menghadapi cibiran, kesalahpahaman, bahkan anggapan bahwa rehabilitasi adalah bisnis," ungkap Ardian Noverdi.

Padahal, sejak awal Dia membangun rehabilitasi ini bukan untuk orientasi bisnis, tetapi bagaimana bisa membantu Para Penyalahguna NAPZA, terutama Masyarakat kecil dan Orang-orang susah yang membutuhkan tempat untuk pulih dan didampingi. "Karena bagi Kami, menyelamatkan satu orang berarti menyelamatkan satu Keluarga, bahkan masa depan," ungkapnya.

Jumlah klien di IPWL YPR Kobra
saat ini ada 80 orang dan hampir 60 % semua klien adalah Mereka Warga kurang mampu dan masuk kategori desil 1 sampai desil 5 yang harus dibantu melalui Program Pemerintah dan klien ini tidak saja datang dari Kalimantan Selatan, tapi ada juga dari luar Kalimantan Selatan.*****juna

Berita terkait

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Jakarta –Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp219,81 triliun untuk Tahun Anggaran 2027 guna memastikan pembangunan dan layanan infrastruktur dasar bagi masyarakat tetap berjalan optimal. Dari kebutuhan tersebut, pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah mencapai Rp98,47 triliun. “Anggaran Kementerian PU harus diwujudkan menjadi layanan kepada masyarakat

Nurana Diah Dhayanti
Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan madrasah. Rafif Adinata Ramadhan, murid MAN 1 Pekanbaru, resmi terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk mengikuti International Geography Olympiad (iGeo) 2026 yang akan digelar di Istanbul, Turki. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia karena menunjukkan kemampuan peserta didik madrasah bersaing

Polin
Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Jakarta-Spektroom:Kwarnas Gerakan Pramuka menerima kunjungan delegasi Word Organization of the Scout Movement (WOSM) organisasi kepanduan non-pemerintah global yang menaungi Gerakan Pramuka di seluruh dunia. Bermarkas di Jenewa, Swiss, dalam agenda courtesy call yang berlangsung d taman rekreasi wiladatika cibuburi Ruang Sudirman Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dan dukungan

Asmari, Anggoro AP
Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Pontianak - Spektroom : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat mulai memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di seluruh wilayah Kalbar. Langkah ini dilakukan menyusul masih ditemukan sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) membeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Pengawasan tersebut menjadi fokus

Apolonius Welly, Anggoro AP