Jadikan Pekarangan Sumber Pangan dan Penghasilan

Jadikan Pekarangan Sumber Pangan dan Penghasilan
Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, keluarga bisa memiliki sumber pangan yang sehat, segar, dan bergizi. Foto : Dok PKK kota Pontianak .

Spektroom – Pemanfaatan lahan pekarangan rumah dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, saat menghadiri kegiatan panen sayuran dan jagung ketan ungu di Balai Benih Induk Hortikultura Gang Flora Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara,Sabtu (13/12/2025).

Yanieta mengajak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk mulai mengoptimalkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai jenis sayuran, buah-buahan, dan tanaman hortikultura lainnya.

Menurutnya, langkah sederhana ini mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan keluarga, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

“Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, keluarga bisa memiliki sumber pangan yang sehat, segar, dan bergizi.

Bahkan, jika dikelola dengan baik, hasil panen juga dapat dijual sehingga menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Ia mencontohkan apa yang telah dilakukan oleh ibu-ibu PKK Pokja III yang berhasil mengelola kebun pekarangan dengan beragam tanaman hortikultura.

Pada panen kali ini, berbagai komoditas berhasil dipetik, seperti kacang panjang, terong, kangkung, cabai, hingga jagung ketan ungu.

Yanieta menjelaskan, jagung ketan ungu memiliki keunggulan tersendiri karena kadar gulanya relatif rendah sehingga baik dikonsumsi, termasuk bagi penderita diabetes.

Selain nilai gizinya, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan jika dikembangkan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan tidak selalu membutuhkan lahan luas.

Masyarakat dapat memulai dari area terbatas di sekitar rumah, bahkan dengan sistem tanam sederhana seperti polybag atau vertikultur.

Yang terpenting adalah kemauan untuk memulai dan konsistensi dalam merawat tanaman.

“Jika kebutuhan sayur sehari-hari bisa dipenuhi dari pekarangan sendiri, pengeluaran rumah tangga dapat ditekan.

Dana yang biasanya digunakan untuk belanja sayur bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang menunjang kualitas hidup keluarga,” jelasnya.

Yanieta menambahkan, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong ketahanan pangan serta pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis lingkungan.

TP PKK Kota Pontianak, kata dia, akan terus mendorong dan mendampingi masyarakat agar pemanfaatan lahan pekarangan dapat menjadi gerakan bersama.

“Ini bukan hanya soal menanam, tetapi tentang membangun kemandirian keluarga dan menciptakan ekonomi rumah tangga yang lebih kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Berita terkait

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Jakarta–Spektroom : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum pejabat Badan Gizi Nasional periode sebelumnya dalam kasus penyaluran dana ke ratusan rekening bermasalah pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan tersebut muncul setelah BGN menemukan 414 rekening fiktif dan rekening ganda dalam proses verifikasi nasional terhadap

Rafles
Gubernur Maluku  Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Gubernur Maluku Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Jakarta-Spektroom : Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku terhadap masyarakat Maluku di perantauan, khususnya yang berada di Jakarta, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyalurkan santunan kepada korban bentrok yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta, Kamis 30 Juli 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Maluku di Jakarta, Saiful Indra

Eva Moenandar, Rafles
Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen penuh untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik dengan menghindari segala bentuk dan praktik korupsi. Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang baik. Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Anti Korupsi Kementerian Koperasi

Nurana Diah Dhayanti
ссс