JAM-Intel Kejaksaan Agung RI Meninjau dan Melihat Langsung Kegiatan Rumah Bahagia Bintan.

JAM-Intel Kejaksaan Agung RI Meninjau dan Melihat Langsung Kegiatan Rumah Bahagia Bintan.
JAM-Intel Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani didampingi Gubernur Kepri di Rumah Bahagia Bintan. (Foto: Diskominfo)

Kepri-Spektroom : Rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) di Kepulauan Riau, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jam-Intenl) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, menyempatkan diri untuk meninjau dan melihat langsung Kelompok Lanjut Usia (Lansia)  di Rumah Bahagia Bintan, Rabu (26/8/2026).

Kunker rombongan tersebut didampingi Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, disambut oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Wakilnya Deby Maryanti.

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung bagaimana pemerintah daerah memberikan perhatian dan pelayanan kepada para  Lansia atau Kelompok rentan, khususnya mereka yang tidak lagi memiliki keluarga untuk merawat dan mendampingi.

Setibanya di Rumah Bahagia, Reda Manthovani melihat langsung kondisi para lansia sekaligus meninjau pelayanan yang diberikan. Ia juga berinteraksi dengan penghuni Rumah Bahagia dan melihat berbagai fasilitas yang disediakan untuk mendukung kehidupan sehari-hari para lansia.

Reda mengaku terkesan dengan perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemerintah Kabupaten Bintan kepada para lansia.

“Apa yang dilakukan Pemprov Kepri dan Pemkab Bintan patut diapresiasi. Ini bisa dijadikan contoh bagi daerah lain bagaimana merawat dan memberikan perhatian lebih pada para lansia yang sudah tidak punya keluarga lagi,” ujar Reda.

Sementara itu, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemerintah Kabupaten Bintan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan sosial, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan perlindungan lebih, termasuk para lansia.

Jam-Intel menghibur Lansia di Rumah Bahagia Bintan. (Foto: Diskominfo)

Menurut Ansar, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan pelayanan dan kehidupan yang layak.

“Pemerintah harus hadir untuk memastikan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti para lansia, mendapatkan perhatian, pendampingan dan pelayanan yang baik. Karena mereka juga bagian penting dari masyarakat yang harus kita hormati dan kita jaga,” kata Ansar.

Kunjungan turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti