Trending

Jelang Nataru Karantina Maluku Utara Perketat Pengawasan

Jelang Nataru Karantina Maluku Utara Perketat Pengawasan
Petugas Karantina Maluku Utara saat melakukan pengawasan di atas kapal (Foto:Karantina Malut)

Spektroom - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku Utara (Karantina Maluku Utara) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), melaksanakan pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan.
Kegiatan pengawas ini dilakukan di seluruh pintu pemasukan dan pengeluaran yang telah ditetapkan di wilayah Maluku Utara, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan distribusi barang pada periode libur akhir tahun.
Kepala Karantina Maluku Utara Sugeng Prayogo, mengatakan pengawasan pada periode Nataru difokuskan pada pencegahan masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan dan Ikan serta Organisme Pengganggu Tumbuhan yang berpotensi berdampak terhadap ketahanan pangan dan kelestarian sumber daya hayati daerah.
“Pada periode Nataru, lalu lintas orang dan barang cenderung meningkat, termasuk komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan beserta produk turunannya. Oleh karena itu, pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan perkarantinaan,” ujar Sugeng.
Menurut Sugeng, pengawasan ini dilaksanakan serentak di sejumlah pelabuhan laut yang ditetapkan, antara lain Pelabuhan Laut Ahmad Yani Ternate, Pelabuhan Laut Tobelo, Bacan, Morotai, Sanana, Bastiong, dan Jailolo terhadap alat angkut KM. Labobar tujuan Bitung, KM. Portlink tujuan Bitung, serta KM. Aksar Saputra asal Manado.
“Hasil pengawasan menunjukkan bahwa seluruh komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina dan tidak ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,” ucapnya.
Pada periode libur Natal dan Tahun Baru tahun sebelumnya (Nataru 2024/2025), Karantina Maluku Utara mencatat penerbitan sebanyak 3.783 sertifikat karantina untuk lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan. Sementara rata-rata sertifikasi pada bulan-bulan sebelumnya hanya sekitar 1.700 sertifikat.
“Selalu terdapat peningkatan ketika hari-hari besar keagamaan dan libur panjang sehingga diperlukan pengawasan dan sosialisasi ekstra kepada masyarakat,” Jelas Sugeng.
Sepanjang tahun 2025, Karantina Maluku Utara juga telah melaksanakan tindakan karantina yang tidak memenuhi prosedur karantina yang meliputi penahanan sebanyak 55 kali, penolakan sebanyak 8 kali, serta pemusnahan sebanyak 47 kali, sebagai bagian dari upaya perlindungan wilayah dari risiko karantina.
“Kami terus bekerja 24 jam untuk memastikan kelancaran pengawasan dan pelayanan perkarantinaan selama libur Natal dan Tahun Baru,” tegas Sugeng.
Kegiatan pengawasan lalu lintas komoditas selama periode Nataru ini dilaksanakan dengan dukungan dan koordinasi bersama instansi terkait, antara lain TNI Angkatan Darat (TNI AD), Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KP3), serta PT PELNI.

Berita terkait

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Bandarlampung - Spektroom: Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Yanyan Ruchyansah pukul 08.00, Selasa 3 November 2026, diagendakan memimpin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, yang dirangkai dengan Pembahasan Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia

Anggoro AP
Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Denpasar – Spektroom :  Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) Ferry Juliantono menegaskan,  Pemerintah menjadikan koperasi sebagai instrumen penting perekonomian nasional lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mulai dari pembentukan badan usaha hingga pembangunan fisik dan pengoperasiannya. Penegasan tersebut disampaikan saat  mengukuhkan Pengurus IKA UNPAD Provinsi Bali di

Nurana Diah Dhayanti
2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas