Jeneponto Tawarkan Peluang Investasi Pabrik Garam Industri

Reporter: M. Yahya Patta

Jeneponto Tawarkan Peluang Investasi Pabrik Garam Industri
Ladang garam di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan

Spektroom - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Kabupaten Jeneponto, Dr. Hj. Meriyani, mengatakan Jeneponto memiliki potensi unggulan dalam sektor hilirisasi garam di Sulawesi Selatan, dengan produksi garam rakyat mencapai 28 Ribu 033,36 ton per tahun. Produksi garam tersebut menjadi kekuatan utama dalam mendukung rencana peningkatan nilai tambah garam rakyat menjadi garam industri di Kabupaten Jeneponto.

Sentra produksi garam rakyat di Jeneponto tersebar di empat kecamatan, yakni Bangkala, Bangkala Barat, Tamalatea dan Arungkeke. Apabila potensi ini terwujud dalam pembangunan Pabrik Garam Industri, akan memberikan nilai tambah bagi daerah, meningkatkan pendapatan petani garam, serta berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan garam industri nasional.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu FPMPTSP Jeneponto yang bergelar Doktor ini membenarkan bahwa Jeneponto masuk sebagai salah satu dari enam finalis Kota/Kabupaten pada ajang Sulsel Investment Challenge SSIC 2025 yang digelar oleh Pemprov Sulsel, dengan mengusung Investment Project Ready to Offer IPRO Pembangunan Pabrik Garam Industri Jeneponto. Penjelasan tersebut disampaikan Hj. Meriyani di ruang kerjanya Kantor DPMPTSP Jeneponto, Rabu 6 Agustus 2025.

Dr. Hj. Meriyani memaparkan potensi garam di Jeneponto

Lebih lanjut, Hj. Meriyani menjelaskan bahwa IPRO yang diajukan sejalan dengan program nasional Swasembada Garam tahun 2027, mendukung Program Pemerintah Provinsi Sulsel, serta selaras dengan Visi-Misi “Jeneponto Bahagia”.

Oleh karena itu, Hj. Meriyani berharap proyek yang ditawarkan dalam IPRO ini dapat menarik minat investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. “Kami membuka peluang investasi dengan skema kemitraan strategis,” ujarnya.

Hj. Meriyani juga menegaskan kesiapan daerah dalam memfasilitasi perizinan dan memberikan kemudahan berusaha bagi para investor. “Kami memastikan proses perizinan dipermudah, serta ketersediaan infrastruktur di Jeneponto cukup memadai,” tambahnya.

Dengan keunggulan potensi dan kesiapan regulasi yang dimiliki, proyek Pembangunan Pabrik Garam Industri di Jeneponto diyakini akan menarik perhatian investor. “Kami siap menjadi pusat hilirisasi garam di Sulawesi Selatan,” pungkas Hj. Meriyani.

Berita terkait

Disnaker Jember: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Keberlangsungan Perusahaan

Disnaker Jember: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Keberlangsungan Perusahaan

Jember – Spektroom: Pemerintah Kabupaten Jember mendorong penguatan perlindungan pekerja tanpa mengabaikan keberlangsungan dunia usaha. Keseimbangan antara hak pekerja dan kepastian bagi perusahaan dinilai menjadi kunci membangun hubungan industrial yang sehat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., dalam Customer Gathering BPJS Ketenagakerjaan

Budi Sucahyono, Buang Supeno
Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Ketapang - Spektroom : Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, di tengah musim kemarau mendorong PT Mayawana Persada dan PT Jalin Vaneo memperkuat langkah pencegahan secara bersama-sama. Kedua perusahaan pemegang konsesi hutan tersebut membangun sekat bakar atau firebreak di kawasan perbatasan konsesi, Selasa (15/9/2026)

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс