Kabel Optik Sumbat Drainase, Walikota Tanjungpinang Beri Waktu 4 Hari untuk Benahi

Kabel Optik Sumbat Drainase, Walikota Tanjungpinang Beri Waktu 4 Hari untuk Benahi
Wali kota Tanjungpinang Lis Darmansyah melihat langsung kegiatan pembersihan Drainase (Foto : Diskominfo).

Tanjungpinang - Spektroom : Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, memimpin langsung aksi gotong royong pembersihan drainase di sepanjang Jalan D.I. Panjaitan Kilometer (Km) 7, Sabtu (6/6). Aksi ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Petugas Pemadam Kebakaran, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tanjungpinang.

Dalam pembersihan tersebut, petugas menemukan tumpukan sampah yang tersangkut pada kabel optik di dalam saluran air. Kondisi ini menyumbat aliran air dan menjadi salah satu pemicu genangan atau banjir saat hujan turun.

Menyikapi temuan itu, Walikota Lis Darmansyah meminta perusahaan pemilik jaringan kabel optik untuk segera menata kabel mereka. Ia menegaskan agar kabel tidak lagi menghambat aliran air.

“Kami berikan waktu tiga hingga empat hari untuk melakukan pembenahan. Jika tidak ada tindak lanjut, pemerintah kota akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan agar fungsi drainase tidak terganggu,” ujar Lis Darmansyah.

Tumpukan sampah dari dalam Drainase disaksikan Walikota Tanjungpinang

 Lis juga menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera berkoordinasi dengan perusahaan pemilik kabel. Hal ini dilakukan agar penataan utilitas dapat berjalan sesuai aturan.

Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen terus melakukan pembersihan drainase secara bertahap. Setelah menyelesaikan area Km 7 hingga Km 10, kegiatan serupa akan berlanjut ke sejumlah titik rawan lainnya.

Di akhir kegiatan, Walikota mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Menurutnya, penanganan banjir tidak hanya bertumpu pada pembersihan drainase, tetapi juga pada kesadaran warga.

“Menjaga lingkungan bersih adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah melakukan pembenahan, dan masyarakat ikut menjaga agar saluran air tidak kembali tersumbat,” pungkasnya.

Melalui penataan utilitas dan pembersihan ini, Pemko Tanjungpinang berharap risiko banjir dapat berkurang. Langkah ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi Warga (Hy/Dsi)

Berita terkait

Pemkab Pekalongan Gaungkan Gerakan Peduli Lingkungan di Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

Pemkab Pekalongan Gaungkan Gerakan Peduli Lingkungan di Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

Pekalongan - Spektroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menegaskan komitmennya dalam melestarikan alam melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Rusunawa Kedungwuni. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi tantangan perubahan iklim dan ancaman kerusakan lingkungan. Rangkaian peringatan ini diwarnai dengan berbagai kegiatan kolaboratif, yang meliputi:

Sigit Budi Riyanto
Kawal Transformasi Bantuan Sosial, Pemkot Palangka Raya Kerahkan 150 Agen Pendamping

Kawal Transformasi Bantuan Sosial, Pemkot Palangka Raya Kerahkan 150 Agen Pendamping

Palangka Raya-Spektroom: Pemerintah Kota Palangka Raya mengerahkan 150 agen pendamping untuk mengawal digitalisasi sistem perlindungan sosial. Para petugas ini disebar di seluruh kelurahan guna memastikan pemutakhiran data penerima bantuan berjalan akurat, faktual, dan tepat sasaran. Plt Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, menyatakan bahwa digitalisasi ini bertujuan untuk membangun

Polin